Kerja sama tersebut dijalin Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Tenaga Kerja (DKUKMTK) Kabupaten Balangan bersama Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DISNAKERKOPUKM) Kabupaten HSS. Kegiatan berlangsung di Kantor DISNAKERKOPUKM Kabupaten HSS.
Dalam kesempatan itu, rombongan DKUKMTK Balangan diwakili Kepala Bidang Koperasi, Rasyidi. Ia menyampaikan bahwa kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, melainkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antardaerah melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta penerapan inovasi yang telah terbukti memberikan manfaat.
Menurut Rasyidi, setiap daerah memiliki keunggulan dan inovasi tersendiri yang dapat menjadi referensi bagi daerah lain. Karena itu, melalui replikasi inovasi, praktik baik yang telah dikembangkan dapat dipelajari, disesuaikan, dan diterapkan sesuai kebutuhan serta karakteristik masing-masing daerah.
“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan penandatanganan kesepakatan replikasi inovasi daerah antara Kabupaten Balangan dengan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Ini merupakan langkah penting untuk saling belajar, saling menguatkan, dan berbagi praktik-praktik baik dalam pengembangan inovasi daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, DKUKMTK Kabupaten Balangan selama ini telah mengembangkan berbagai inovasi untuk mendukung peningkatan pelayanan publik dan efektivitas tata kelola pemerintahan, khususnya di bidang ketenagakerjaan, transmigrasi, serta koperasi dan usaha kecil menengah.
Sejumlah inovasi tersebut meliputi LINDUNGI PRENS (Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Rentan), WARTRANS KAGUBANG (Warga Transmigrasi Kawasan Gula Habang), SMART KERJA (Sistem Aplikasi dan Informasi Ketenagakerjaan), GASKEN (Pelatihan Sertifikasi dan Magang Kerja), SIPATEN (Sistem Pendaftaran Pelatihan Online), BALALAH LARI (Balangan Jelajah Layani Koperasi), serta SERIBU MAPAN (Seribu Pemagangan dan Penempatan Kerja).
Beragam inovasi tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, efektif, dan tepat sasaran bagi masyarakat.
Rasyidi berharap, melalui kerja sama ini, inovasi yang telah berjalan di Kabupaten Balangan maupun Kabupaten HSS dapat saling diadopsi dan dikembangkan. Dengan demikian, manfaat inovasi tidak hanya dirasakan oleh satu daerah, tetapi juga dapat diperluas ke masyarakat di daerah lainnya.
Sementara itu, Kepala DISNAKERKOPUKM Kabupaten HSS, Nafarin, S.STP., M.Si., menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menilai, kolaborasi antardaerah menjadi salah satu cara untuk mempercepat pengembangan inovasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, setiap pemerintah daerah memiliki tujuan yang sama, yakni mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, berbagi pengalaman dan pengetahuan merupakan langkah penting untuk saling melengkapi.
“Kita semua memiliki niat baik untuk memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kami sangat menyambut baik kedatangan DKUKMTK Kabupaten Balangan dalam rangka berbagi pengetahuan dan praktik-praktik baik. Semoga melalui pertemuan ini, kita dapat saling belajar, saling melengkapi, dan mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Nafarin.
Penandatanganan kesepakatan ini diharapkan tidak berhenti sebatas seremoni, tetapi berlanjut pada implementasi nyata melalui pertukaran pengalaman dan penerapan inovasi di masing-masing daerah.
Melalui sinergi Balangan dan HSS, budaya inovasi di lingkungan pemerintahan diharapkan semakin berkembang. Pada akhirnya, kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih berkualitas, responsif, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.









