REDAKSI8.COM, KOTABARU – PT Bersama Sejahtera Sakti (BSS) anak usaha Minamas Plantation, menyalurkan bantuan 10 unit kolam budidaya ikan sistem bioflok kepada Pemerintah Desa Langkang Baru, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru, Jumat (30/10/2026).

Bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut ditujukan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha produktif di sektor perikanan.

Sebanyak 10 unit kolam bioflok itu nantinya dikelola oleh Kelompok Tani Desa Langkang Baru.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas budidaya ikan sekaligus menjadi sumber tambahan pendapatan bagi masyarakat.

Regional CEO (RCEO) Minamas Plantation, Johamdan Joni mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Kami berharap seluruh fasilitas yang diserahkan dapat dimanfaatkan dan dikelola secara optimal sehingga memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Langkang Baru, Karji, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT BSS dan Minamas Plantation atas bantuan yang diberikan.

Menurutnya, bantuan kolam bioflok menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha budidaya ikan dan meningkatkan pendapatan keluarga.

“Kami berharap bantuan ini dapat dikelola dengan baik oleh kelompok tani sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara berkelanjutan,” ungkapnya.

“Melalui program CSR ini, PT BSS dan Minamas Plantation ingin pengembangan budidaya ikan sistem bioflok dapat menjadi salah satu upaya memperkuat ekonomi masyarakat serta mendorong kemandirian desa” sambungnya.

Apresiasi turut disampaikan tokoh masyarakat Desa Langkang Baru, Suwandi.

Ia menilai, bantuan tersebut memberikan peluang bagi warga untuk mengembangkan usaha produktif.

Kepedulian perusahaan terhadap masyarakat harapannya dapat terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata.

Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri manajemen PT BSS, jajaran Pemerintah Desa Langkang Baru, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta pendamping desa.

10 Bioflok yang sudah disalurkan PT Bersama Sejahtera Sakti (BSS) anak usaha Minamas Plantation kepada Pemerintah Desa Langkang Baru, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru, Jumat (30/10/2026). Foto: Ist.

Diketahui, Bioflok merupakan suatu teknik budidaya ikan melalui rekayasa lingkungan yang mengandalkan suplai oksigen dan pemanfaat mikroorganisme pada air kolam yang dapat meningkatkan nilai kecernaan pakan.

Prinsip dasar bioflok, mengubah senyawa organik dan anorganik yang terdiri dari kabon, oksigen, hidrogen dan nitrogen menjadi massa sludge berbentuk bioflok.

Perubahan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan bakteri pembentuk gumpalan sebagai bioflok.

Pemanfaatan berbagai mikroorganisme air seperti bakteri, alga, fungi, protozoa, metazoan, rotifer, nematoda, gastroricha, dan organisme lainnya dapat memakan kotoran atau zat berbahaya dan akan dijadikan protein supaya dapat dimakan oleh ikan.

Penerapan budidaya sistem bioflok ini sudah banyak diterapkan pada perikanan air tawar terutama lele dan nila karena mampu meningkatkan produktivitas hasil perikanan yang lebih tinggi.

Selain itu, metode bioflok dapat meminimalisir penggunaan lahan karena tidak terlalu luas dan meningkatkan efisiensi penggunaan air.