REDAKSI8.COM, BANJAR – Lautan manusia memadati kawasan Sekumpul, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (28/12/2025) sore. Jutaan jemaah dari berbagai daerah hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan malam Senin di Mushola Ar Raudhah Sekumpul, yang berlangsung penuh kekhusyukan, ketertiban, dan nuansa spiritual yang mendalam.

Jumlah jemaah pada malam Senin kali ini jauh melebihi biasanya. Jika pada malam Senin rutin dihadiri ribuan jemaah, kali ini diperkirakan jutaan orang tumpah ruah sejak sore hari. Hal ini tak lepas dari momen mengenang wafatnya ulama kharismatik Martapura, Syekh KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, yang dikenal luas dengan sebutan Guru Sekumpul.

Meski Guru Sekumpul telah wafat, kecintaan dan kerinduan jemaah kepada beliau tidak pernah pudar. Tradisi pembacaan maulid yang dahulu beliau hidupkan semasa hayatnya terus dijaga dan dilaksanakan hingga kini oleh para jemaah, sebagai bentuk mahabbah dan penghormatan kepada sang guru.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Maulid Al Habsyi, disusul lantunan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW yang menggema di seluruh kawasan Mushola Ar Raudhah dan sekitarnya. Suasana religius semakin terasa ketika jutaan jemaah larut dalam doa dan dzikir bersama, memohon keberkahan, keselamatan, serta keteguhan iman.

Tak hanya sebagai sarana ibadah, kegiatan malam Senin ini juga menjadi momentum silaturahmi akbar antarjemaah. Mereka datang dari berbagai penjuru Kalimantan Selatan hingga luar provinsi, memadati area mushola, gang-gang kecil, hingga ruas jalan utama di sekitar Martapura.

Guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, aparat keamanan bersama relawan diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus jemaah, termasuk rekayasa lalu lintas di sejumlah titik menuju kawasan Sekumpul. Petugas kesehatan juga disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat di tengah padatnya jemaah.

Meski hujan sempat turun, tidak menyurutkan semangat jemaah untuk tetap bertahan dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Hingga acara berakhir, suasana tetap berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat, mencerminkan kuatnya nilai religius, keteladanan, dan kebersamaan yang terus terjaga di Sekumpul dari masa ke masa.