REDAKSI8.COM, KOTABARU – Minimnya utilitas umum dalam hal ini Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas jalan Desa Lontar menuju kawasan wisata Teluk Tamiang, Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, Kabupaten Kotabaru, menjadi keluhan warga.
Kondisi jalan yang gelap pada malam hari yang panjangnya kurang lebih 8 kilometer itu dinilai berpotensi membahayakan pengendara, terutama wisatawan yang pulang setelah berkunjung ke destinasi tersebut.
Meskipun sekarang, kondisi jalan di jalur tersebut kini sudah beraspal mulus. Namun, peningkatan infrastruktur itu dinilai belum diimbangi dengan fasilitas penerangan yang memadai.
Asrul Gerhana Sani, warga Kecamatan Kepulauan, mengatakan minimnya PJU membuat pengendara harus ekstra waspada saat melintasi jalur tersebut pada malam hari.
Menurutnya, wisatawan umumnya menghabiskan waktu sejak pagi hingga sore di Teluk Tamiang.
Akibatnya, sebagian pengunjung harus menempuh perjalanan pulang ketika kondisi jalan sudah gelap.
“Memang untuk saat ini hampir tidak ada kecelakaan yang terjadi. Namun, apakah harus menunggu ada kecelakaan terlebih dahulu baru PJU dipasang oleh pemerintah?” ungkap Asrul, Sabtu (7/11/2026).
Ia meminta Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui instansi terkait segera memperhatikan kebutuhan PJU, khususnya di sepanjang jalur Desa Lontar hingga kawasan wisata Teluk Tamiang.
Menurut Asrul, penerangan jalan bukan sekadar fasilitas pelengkap, melainkan kebutuhan penting untuk menunjang keselamatan pengendara dan kenyamanan wisatawan.
Terlebih, jalur tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas pariwisata di Kabupaten Kotabaru.
Warga berharap pembangunan dan perbaikan jalan yang telah dilakukan pemerintah turut diikuti penyediaan fasilitas pendukung, sehingga akses menuju Teluk Tamiang tetap aman dilalui, termasuk pada malam hari.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru sebagai leading sektor belum memberikan keterangan terkait kondisi minimnya PJU maupun kemungkinan penambahan titik penerangan di jalur tersebut.
Redaksi8.com telah beberapa kali berupaya menemui Kepala Bidang Angkutan Darat di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru. Namun, yang bersangkutan belum berhasil ditemui.
Kendati demikian, tim liputan redaksi8.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak Dinas Perhubungan guna mendapatkan penjelasan mengenai kondisi penerangan jalan serta rencana penanganannya.









