REDAKSI8.COM, KALSEL – Prestasi membanggakan diraih Dr. dr. Vina Ariesta Dewi setelah berhasil menyabet gelar Mrs. International Universal dan Winner Award Queen Of Charity 2026 di ajang bergengsi Mrs. Internasional Global 2026.

Mewakili Indonesia dalam ajang yang berlangsung pada 1–7 Oktober 2026 di Kuala Lumpur City, Malaysia, Vina kini menyiapkan sejumlah program sosial, termasuk membentuk yayasan yang berfokus pada pendidikan dan pemberdayaan perempuan.

Pencapaian tersebut menjadi momentum bagi Vina untuk memperluas kegiatan sosial yang selama ini telah dijalankannya. Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu menjadi salah satu hal yang ingin terus dikembangkan setelah meraih penghargaan internasional tersebut.

Langkah sosial yang selama ini dilakukan di antaranya pengobatan gratis bagi warga kurang mampu, edukasi kesehatan di sekolah, serta kunjungan ke panti asuhan untuk memberikan bantuan dan donasi.

“Langkah nyata yang saya lakukan setelah ini pastinya banyak kegiatan-kegiatan sosial yang saya laksanakan, baik kemarin sebelum saya mewakili Indonesia diantaranya seperti melakukan pengobatan gratis bagi warga-warga yang kurang mampu, dimana ini merupakan bentuk donasi dan murni bentuk kepedulian saya,” ungkap Dr. dr. Vina Ariesta Dewi di Summerday Hotel Banjarbaru, Sabtu (7/11/26).

Menurutnya, kegiatan sosial merupakan bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab untuk berbagi kepada sesama, terutama ketika memiliki kesempatan dan kemampuan lebih.

“Saya suka melakukan kegiatan sosial dan ini merupakan panggilan sadarannya bahwa kita diberikan berkat lebih, kita harus berbagi dan berdampak bagi orang lain,” ujarnya.

Selain pelayanan kesehatan, Vina juga menaruh perhatian pada tumbuh kembang anak, khususnya usia dini. Salah satu persoalan yang menjadi perhatiannya adalah gizi buruk dan pemenuhan nutrisi anak di masa golden age.

Kemudian keluarga yang membutuhkan perhatian khusus akan di berikan bantuan makanan bergizi maupun dukungan sosial, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Selain itu, program lainnya yang tengah disiapkan adalah pembentukan yayasan atau foundation yang berfokus pada bidang pendidikan dan pemberdayaan perempuan. Hal ini merupakan cita-cita yang telah lama ingin diwujudkannya.

Bahkan, selama ini, ia berupaya mendukung perempuan melalui kegiatan sosial dan berbagi pengetahuan dalam berbagai kesempatan, termasuk ketika diundang menjadi narasumber seminar yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan serta kapasitas perempuan dan generasi muda.

“Saya juga sangat membuka diri kepada penyelenggara seminar yang mungkin memerlukan bantuan saya untuk menjadi narasumber, tidak usah khawatir jika memang saya diperlukan dan bisa memberikan bantuan untuk memberikan sebanyaknya insight atau knowledge yang bermanfaat bagi perempuan lainnya atau bagi generasi muda lainnya, insyaAllah saya sangat membuka diri,” jelasnya.

Ia berharap, latar belakang pendidikan dan profesi yang dimilikinya dapat menjadi bekal untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Penghargaan internasional yang diraih pun bisa menjadi dorongan untuk memperkuat kontribusi di bidang sosial.

Di samping itu, kiprahnya tidak hanya berhenti pada pencapaian gelar internasional, tetapi juga menghasilkan kegiatan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat, terutama perempuan, anak-anak, dan keluarga yang membutuhkan.

“Jadi dengan keilmuan dan latar belakang profesi yang saya miliki, saya ingin sebanyak-banyaknya memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia pada umumnya dan bagi wanita Indonesia pada khususnya,” pungkasnya.