REDAKSI8.COM, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Ditjen Bina Adwil) menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Camat se-Indonesia sebagai upaya memperkuat koordinasi dan sinergi pemerintahan dalam mendukung pelaksanaan program prioritas Presiden.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Dr. Safrizal ZA, M.Si.

Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran camat dalam mendukung percepatan pembangunan nasional melalui berbagai program prioritas pemerintah.

Menurutnya, camat memiliki posisi strategis sebagai penggerak, koordinator, sekaligus penghubung antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pemerintahan desa dan kelurahan.

Peran tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap program pemerintah dapat terlaksana secara efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Camat memiliki peran strategis sebagai penggerak, koordinator, dan penghubung antara pemerintah pusat, daerah, hingga desa dan kelurahan guna memastikan pelaksanaan program berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Safrizal ZA.

Melalui Rakornis ini, Ia berharap koordinasi dan sinergi antar camat semakin kuat, sehingga pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah dapat berjalan optimal hingga ke tingkat kewilayahan.

“Penguatan peran camat ini diharapkan mampu mendorong pembangunan yang lebih merata serta mewujudkan masyarakat yang semakin sejahtera,” tutupnya.

Sementara itu, camat yang hadir mewakili camat se-Kalimantan Selatan yakni Camat Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Muhammad Firmansyah.

Hal ini dibenarkannya saat dihubungi redaksi8.com melalui sambungan telepon pada, Kamis (5/11) petang.

“Saya di Jakarta mewakili Camat se-Kalsel mehadiri acara Kemendagri,” ungkapnya.

Menurutnya, program prioritas presiden yang ditekankan dalam rakor itu mencakup penguatan ekonomi, pembangunan infrastruktur, serta pemerataan pembangunan.

“Program presiden tidak hanya berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, tapi juga penguatan ekonomi, infrastruktur dan pemerataan pembangunan,” tandasnya.