REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Tindak lanjut atas maraknya laporan dan keluhan masyarakat terkait gangguan kebisingan serta risiko keselamatan di jalan raya direspons cepat oleh aparat gabungan di Kota Banjarbaru.

Polres Banjarbaru bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyisir kawasan-kawasan rawan aksi balap liar serta penggunaan knalpot tidak standar (brong) pada Minggu (25/10/2026) malam hingga dini hari.

Penertiban terpadu ini berhasil mengamankan sedikitnya 30 unit kendaraan yang langsung diproses oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banjarbaru melalui penindakan tilang.

Operasi cipta kondisi tersebut diawali dengan apel kesiapan di halaman Polres Banjarbaru pada pukul 23.30 WITA sebelum jajaran bergerak menyusuri titik-titik kumpul remaja dan lokasi yang rawan dijadikan arena pacu kecepatan illegal.

Petugas menyisir mulai dari kawasan Balai Kota Banjarbaru, sepanjang Jalan Panglima Batur, Bundaran Masjid Agung Al Munawwarah, persimpangan lampu merah 33, hingga koridor Jalan Bandara Baru.

Fokus penertiban ini tidak hanya sebatas penindakan hukum, melainkan sebagai langkah preventif menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

Kepala Seksi Pengendalian Operasional Lalu Lintas, Aries Andrianto, menjelaskan sasaran penindakan menyasar perimeter yang sudah lama dipetakan sering dimanfaatkan oleh oknum remaja untuk aksi balap liar.

“Operasi penegakan hukum dan cipta kondisi ini difokuskan pada sejumlah titik perimeter yang kerap dijadikan arena balap liar oleh oknum remaja,” ujarnya pada Senin (26/10/2026).

Aries menegaskan bahwa penertiban berkala ini diharapkan mampu meminimalisasi potensi kecelakaan lalu lintas serta mengembalikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan lainnya.

Ia mengimbau para remaja agar tidak lagi nekat menjadikan jalan umum sebagai tempat menguji kecepatan karena dampaknya sangat fatal, baik bagi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

Ke depan, koordinasi dan sinergi lintas instansi ini akan terus ditingkatkan dengan mengoptimalkan pengawasan serta razia rutin, terutama pada jam-jam rawan dari malam hingga dini hari. Petugas juga mengajak keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas balap liar atau potensi gangguan ketertiban umum agar lalu lintas di Kota Banjarbaru tetap aman, tertib, dan kondusif.