REDAKSI8.COM, KALSEL – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI, Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, mendorong keterlibatan pesantren dan masyarakat adat dalam menjaga hutan serta mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Hal itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Al-Falah Putera, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Sabtu (24/10/26) sore.


Cak Imin menilai pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan dalam menjaga lingkungan.
Karena itu, ia meminta Pemerintah Pusat bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melibatkan pesantren serta masyarakat adat dalam upaya perlindungan hutan.
“Saya ingin Pemerintah Pusat, Kementerian Lingkungan Hidup, Kehutanan melibatkan pesantren didalam menjaga hutan, melibatkan masyarakat adat di dalam menjaga hutan,” ujarya.
Menurutnya, kebakaran hutan harus menjadi bahan evaluasi agar upaya perlindungan hutan ke depan melibatkan masyarakat secara lebih luas.
Selain peran lingkungan, Cak Imin menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pesantren dan penguatan kemandirian ekonominya.
Ia menyebut, dari sekitar 40 ribu pesantren di Indonesia, baru sebagian kecil yang memiliki infrastruktur berkualitas.
“Pemerintah akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan perhatian, bantuan, dan dukungan. Dan kepada kekuatan-kekuatan pesantren ini supaya terus melakukan transformasi,” katanya.
Ia menegaskan, pesantren juga berpotensi menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat dan membantu memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan serta pengembangan usaha yang produktif.
Pendidikan harus membekali santri dengan keterampilan dan kemampuan, sementara pemberdayaan ekonomi perlu didukung ekosistem usaha yang tumbuh di lingkungan pesantren.
“Pemberdayaan itu berbasis pada kurikulum, ekosistem ekonomi, dan ini akan kita dorong agar pesantren-pesantren mampu menjadi pelaku ekonomi yang produktif,” tandasnya.
Dengan potensi jumlah santri dan ekosistem ekonomi yang berkembang, pesantren diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.








