Melalui penampilan drama kolosal, kisah perjuangan para pahlawan diharapkan dapat disampaikan dengan cara yang lebih menarik, sehingga masyarakat, khususnya generasi muda, tidak hanya mengenal nama-nama tokoh sejarah, tetapi juga memahami pengorbanan, keberanian, dan semangat persatuan yang menjadi fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Hj. Sri Huriyati Hadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang dengan penuh keberanian, pengorbanan, serta keikhlasan demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Menurutnya, perjuangan para pahlawan harus senantiasa dikenang dan dijadikan teladan oleh seluruh generasi penerus bangsa. Semangat kepahlawanan tidak seharusnya hanya muncul ketika peringatan Hari Pahlawan atau dalam kegiatan seremonial semata, melainkan perlu diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menegaskan, tantangan generasi masa kini memang berbeda dengan perjuangan yang dihadapi para pahlawan terdahulu. Jika dahulu para pejuang mengorbankan jiwa dan raga untuk merebut kemerdekaan, maka saat ini generasi muda memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, kreativitas, prestasi, serta kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Sri Huriyati berharap lomba drama kolosal tersebut mampu menjadi media pembelajaran yang efektif dalam membangun karakter generasi muda. Melalui proses penghayatan peran dan penggambaran peristiwa sejarah, peserta diharapkan dapat memahami arti pengorbanan, pantang menyerah, keberanian, menjaga persatuan, serta kecintaan terhadap Tanah Air.
“Drama bukan sekadar penampilan di atas panggung, tetapi juga menjadi media pembelajaran untuk menyampaikan pesan sejarah dan nilai-nilai luhur bangsa secara kreatif, menarik, dan berkesan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa nilai-nilai kepahlawanan harus terus dipelihara agar tidak luntur oleh perkembangan zaman. Semangat gotong royong, kepedulian terhadap sesama, persatuan, dan kesediaan berkontribusi bagi kepentingan bersama merupakan bentuk perjuangan yang dapat dilakukan masyarakat saat ini.
Selain mengangkat nilai sejarah dan nasionalisme, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Balangan.
Dalam kesempatan itu, Sri Huriyati menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Wirawati Cantung Wajab yang telah berkontribusi dan mengambil bagian dalam mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk upaya mendorong pertumbuhan serta promosi produk-produk UMKM lokal.
Menurutnya, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas seperti lomba drama kolosal memiliki potensi untuk menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal. Kehadiran pengunjung di lokasi kegiatan diharapkan tidak hanya memberikan kemeriahan acara, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pedagang dan pelaku UMKM.
Ia berharap penyelenggaraan kegiatan di depan Gerbang Masda tersebut dapat menarik lebih banyak masyarakat untuk datang dan menyaksikan pertunjukan. Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, para pedagang yang berjualan di sekitar lokasi juga diharapkan dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung.
Sri Huriyati mengaku bangga dapat hadir dan berada di tengah masyarakat, terlebih melihat keterlibatan para pelaku UMKM yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.
Baginya, kegiatan kemasyarakatan akan memberikan manfaat lebih luas apabila tidak hanya berorientasi pada hiburan dan peringatan momentum tertentu, tetapi juga mampu menciptakan ruang kebersamaan sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Menutup sambutannya, Sri Huriyati secara resmi membuka lomba drama kolosal dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2026.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan lomba drama kolosal dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2026, Sabtu 7 November, secara resmi ulun nyatakan dibuka,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap semangat perjuangan para pahlawan terus tumbuh dalam diri generasi penerus. Sebab, menghargai jasa pahlawan bukan hanya dengan mengenang sejarah, tetapi juga dengan meneruskan perjuangan melalui karya, persatuan, kepedulian, dan pengabdian untuk kemajuan bangsa serta daerah.









