REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Syamsir Rahman, mengapresiasi potensi hortikultura Kota Banjarbaru yang dinilai mampu mengembangkan produk pertanian dari hulu hingga hilir.

Apresiasi itu disampaikannya saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2026 yang dirangkai dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru, Selasa (3/11/26).

Menurut Syamsir, Kota Banjarbaru memiliki keunggulan dalam pengembangan produk hortikultura dibandingkan sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Selatan.

Produk yang dihasilkan tidak hanya berupa komoditas pertanian, tetapi juga telah berkembang menjadi produk olahan.

“Luar biasa ya potensi Banjarbaru itu khususnya hortikultural di atas dari kabupaten dan kota yang lain. Ini suatu kebanggaan bagi kita semua. Kemudian kita bisa melihat di depan tadi produk-produknya dari hulu sampai hilir paling lengkap di Kota Banjarbaru,” ucapnya.

Ia menilai, kondisi tersebut menjadi potensi yang perlu terus dikembangkan.

Sebab, sejumlah daerah lain masih berfokus pada produksi bahan pangan, sementara Banjarbaru telah memiliki produk hingga tahap pengolahan.

“Tapi ada kabupaten, dia hanya di hulu. Hulu itu produksinya misalkan padi, jagung, tapi di sini sudah sampai ke hilirnya. Ini luar biasa. Tinggal nanti bagaimana kita mengembangkannya,” katanya.

Syamsir mengapresiasi keberadaan Kios Pangan Banjarbaru yang menjadi sarana bagi masyarakat untuk mendapatkan berbagai komoditas dengan kualitas terjaga dan harga yang lebih terjangkau.

Ia menyebutkan, kios pangan di Banjarbaru merupakan salah satu dari dua kios pangan yang telah tersedia di Kalimantan Selatan, selain di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Nah kios pangan ini seperti Ibu Wali tadi sampaikan, ini penghargaan kita semua, masyarakat datang ke sini bisa melihat ada komoditinya lengkap. Hhigienis dan segar. Kemudian harga bisa turun dikit daripada di luaran,” jelasnya.

Syamsir berharap keberadaan kios pangan dan pengembangan produk pertanian lokal dapat memperkuat peran Kota Banjarbaru sebagai Ibu Kota Provinsi (IKP) sekaligus mendorong kemajuan sektor pertanian daerah.

Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby beserta Forkopimda atas dukungan terhadap pengembangan sektor pangan dan pertanian.

“Ini luar biasa, kami apresiasi ya kepada Wali Kota Banjabaru, Ibu Lisa dan pihak Forkopimda yang selalu mendukung dalam kondisi ini dan saya pikir layak untuk mendapat penghargaan,” tutupnya.