Senin, 3 Agustus 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

6.691 Hektare Sawah di Kalsel Terdampak Kekeringan, BPTPH Perkuat Mitigasi

Irma Dahliana by Irma Dahliana
3 Agustus 2026
A A
6.691 Hektare Sawah di Kalsel Terdampak Kekeringan, BPTPH Perkuat Mitigasi

Lahan pertanian terdampak kekeringan akibat musim kamarau, Senin (3/8/26). Foto: Irma/Redaksi8.com

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, KALSEL – Musim kemarau yang diperkirakan akan berlangsung lama hingga beberapa bulan ke depan mulai berdampak pada sektor pertanian di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Hingga 31 Juli 2026, Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Kalsel mencatat seluas 6.691 hektare lahan pertanian terdampak kekeringan, dan sekitar 1,3 hektare diantaranya telah mengalami puso.

Kepala BPTPH Kalimantan Selatan, Lestari Fatria Wahyuni menyampaikan, pihaknya terus memperkuat pendampingan kepada petani melalui petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) untuk mengantisipasi dampak musim kemarau, termasuk serangan hama dan ancaman gagal panen.

“Sebagai unit pelaksana teknis Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, kami terus melakukan pengawalan di lapangan. Sesuai prediksi BMKG, puncak kemarau terjadi pada Juli hingga September, bahkan berpotensi berlangsung lebih panjang karena pengaruh El Nino,” ujarnya, Senin (3/8/26).

LihatJuga :

Brigade Dalkarhutla Dishut Kalsel Padamkan Api di Tiga Titik Rawan Karhutla

Bupati Saidi Paparkan Rancangan KUPA-PPAS 2026, APBD Perubahan Kabupaten Banjar Difokuskan untuk Program Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Bahas Perda Pajak dan Retribusi Daerah, DPRD Tanah Bumbu Dengarkan Tanggapan dan Jawaban Bupati

Stiker Identitas Mobil Tangki Penabarak Mahasiswa KKN di Jalan By Pass Batulicin-Banjarbaru Mendadak Hilang Saat Evakuasi

Sementara pada tanaman jagung, kekeringan terjadi di lahan seluas 5,5 hektare dan belum ditemukan laporan puso.

Sedangkan wilayah terdampak terluas berada di Kabupaten Tanah Laut dengan luas 3.383 hektare, disusul Barito Kuala 1.919 hektare, Kabupaten Banjar 622 hektare, dan Tanah Bumbu 446 hektare.

Adapun lahan puso tercatat berada di Kabupaten Barito Kuala seluas 1 hektare dan Kota Banjarbaru sekitar 0,3 hektare.

Lestari menilai luas lahan terdampak masih berpotensi bertambah apabila kondisi cuaca kering terus berlanjut dalam beberapa pekan ke depan.

“Seiring masih tingginya suhu udara dan belum turunnya hujan, kami memperkirakan luas dampak kekeringan masih berpotensi bertambah,” katanya.

Mengantisipasi kondisi tersebut, BPTPH Kalsel menginstruksikan seluruh petugas POPT untuk memantau ketersediaan air di areal persawahan serta berkoordinasi dengan dinas pertanian kabupaten kota dan Balai Wilayah Sungai Kementerian Pekerjaan Umum guna mengoptimalkan pompanisasi dari sumber air yang masih tersedia.

Di wilayah pasang surut seperti Barito Kuala, petani juga didorong memanfaatkan sumur pertanian sebagai alternatif sumber air karena sebagian saluran memiliki tingkat keasaman yang tinggi.

“Pemerintah berharap pelaksanaan hujan buatan dapat membantu mengurangi dampak kekeringan,” ungkapnya.

Tak hanya lahan tanam, musim kemarau juga berdampak pada persemaian padi. Hingga akhir Juli 2026, sebanyak 275 kilogram persemaian terdampak kekeringan, dengan 125 kilogram di antaranya mengalami puso.

BPTPH juga mengingatkan kepada para petani agar tidak membakar jerami usai panen karena berpotensi memicu kebakaran lahan saat musim kemarau.

“Kami mengajak petani untuk tidak membakar jerami setelah panen. Jerami dapat dimanfaatkan kembali sebagai kompos melalui pengolahan lahan tanpa bakar sehingga lebih ramah lingkungan dan bermanfaat bagi kesuburan tanah,” pungkasnya.

Share26Tweet16Send

Related Posts

Brigade Dalkarhutla Dishut Kalsel Padamkan Api di Tiga Titik Rawan Karhutla

Brigade Dalkarhutla Dishut Kalsel Padamkan Api di Tiga Titik Rawan Karhutla

by Irma Dahliana
3 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, KALSEL - Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengerahkan Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) untuk memadamkan...

KRI Banjarmasin-592 Sandar di Kotabaru, Edukasi Maritim dan Sinergi Jadi Warisan Kunjungan

KRI Banjarmasin-592 Sandar di Kotabaru, Edukasi Maritim dan Sinergi Jadi Warisan Kunjungan

by Gilang Romadhon
3 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, KOTABARU - Pemerintah Kabupaten Kotabaru menghadiri acara Malam Ramah Tamah dalam rangka Kunjungan Kapal Perang Republik Indonesia KRI Banjarmasin-592,...

Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Wali Kota Banjarbaru Hadiri Ramah Tamah Bersama Menko Polkam RI

Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Wali Kota Banjarbaru Hadiri Ramah Tamah Bersama Menko Polkam RI

by Ramadhani MTD.
3 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU — Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni menghadiri acara Silaturahmi dan...

Load More

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In