REDAKSI8.COM, KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Perikanan menyalurkan bantuan hibah alat tangkap perikanan kepada 14 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan dari sejumlah kecamatan, Senin (28/9/2026).
Bantuan tersebut diserahkan melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Penangkapan Ikan Dinas Perikanan Kotabaru, Robertus Saryanto, S.Pi., MP., mewakili Kepala Dinas Perikanan Zaenal Arifin, S.STP., M.Si.

Sebanyak 14 KUB menerima bantuan dengan jenis alat yang disesuaikan dengan kebutuhan kelompok. Bantuan tersebut meliputi Gill Net, Gill Net Millenium, Trammel Net, Waring, GPS, hingga Fish Finder dan aki mobil.
Adapun penerima bantuan yakni KUB Barakat II Desa Tanjung Serudung, KUB Bintang Samudera Pulau Kerumputan, KUB Bungkukan Sejahtera 2 Desa Bungkukan, KUB Cahaya Laut Desa Batu Tunau, KUB Kassi Pute Desa Teluk Aru, dan KUB Lobster Saranjana Desa Teluk Sirih.
Selanjutnya, KUB Nelayanku Desa Tanjung Pengharapan, KUB Otabunga Mekar Desa Salino, KUB Pesisir Lontar Desa Lontar, KUB Rajawali Desa Sekandis, KUB Rajungan 77 Desa Tanjung Samalantakan, KUB Usaha Indah Desa Mekarpura, KUB Rio Pa’mai Desa Tanjung Seloka Utara, serta KUB Sinar Utara Desa Lontar Utara.
Robertus mengatakan, bantuan tersebut tidak sekadar menyediakan sarana penangkapan ikan, tetapi diharapkan menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan nelayan.
“Dengan sarana yang lebih lengkap, termasuk GPS dan Fish Finder, nelayan dapat bekerja lebih efektif dan aman. Hasil tangkapan pun diharapkan meningkat. Tujuan utama kami bukan hanya angka produksi naik, tetapi pendapatan keluarga nelayan ikut bertambah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para penerima agar merawat dan memanfaatkan bantuan sesuai peruntukannya serta tetap mematuhi ketentuan penangkapan ikan.
Menurutnya, penggunaan alat tangkap yang bertanggung jawab menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan.
Dinas Perikanan Kotabaru, lanjut Robertus, akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap kelompok penerima agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
“Kotabaru Hebat – nelayan sejahtera, laut terjaga, perekonomian daerah makin kuat,” pungkasnya.

