REDAKSI8.COM – Walikota Banjarbaru, H Nadjmi Adhani, didampingi Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru H Said Abdullah melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Banjarbaru.
Bertempat di Aula Tri Sakti Sekretariat Kota Banjarbaru, kegiatanturut dihadir Kepala KPw BI Provinsi Kalimantan Selatan, Amanlison Sembiring, Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru, Kepala Dinas KP3 Kota Banjarbaru, Asissten di Pemerintah Kota Banjarbaru dan seluruh tamu undangan.
Walikota Banjarbaru, H Nadjmi Adhani mengatakan, pihaknya selalu memikirkan bersama penanganan kebutuhan dan ke makmuran masyarakat kota Banjarbaru ditengah kondisi menyebarnya virus corona yang terjadi sekarang.
“Dapat di laporkan, Kota Banjarbaru hingga saat ini bahan pokoknya dapat terjaga kestabilan nya dengan baik, diharapkan hal ini juga bisa menjadi tren postif kedepannya apalagi sebentar lagi hendak memasuki bulan Suci Ramadhan,” ungkapnya
“Biasanya bahan pokok bisa saja menemui permintaan yang sangat banyak,” sambungnya.
Melalui Dinas Perdagangan, telah dikeluarkan program-program belanja online yang mana bisa langsung menghubungkan antara konsumen – pedagang dan pedagang – produsen.
Program tersebut diharapkan dapat berjalan, sehingga pihaknya tetap bisa menjalankan social distancing dan perekonomian juga masih berjalan dengan baik.
H Nadjmi Adhani berpesan, untuk tetap sebisa mungkin memenuhi dan menjaga kestabilan bahan pokok yang ada di Kota Banjarbaru. Hal itu dilakukan dengan kerjasama dari seluruh pihak yang terkait dengan tujuan yang sama yakni, memenuhi dan menjaga kestabilan bahan pokok masyarakat di Kota Banjarbaru.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis tanaman cabai yang diserahkan langsung oleh Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani dan Kepala KPw BI Provinisi Kalsel, Amanlison Sembiring kepada ASN Kota Banjarbaru.

Program Tanam 10 Juta Cabai merupakan salah satu program unggulan TPID Pemprov Kalsel yang telah dirumuskan di HLM TPID se-Kalsel SMT II 2019 dan SMT I 2020 dan kini sedang ditindak lanjuti di seluruh Kab/Kota.
Diharapkan program ini dapat menjadi program swasembada cabai bagi masyarakat Kalimantan Selatan dan mencegah gejolak harga cabai ke depannya.










Komentar