REDAKSI8.COM, KALIMANTAN SELATAN – Dukungan dari berbagai pihak menjadi tambahan energi bagi kontingen Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalimantan Selatan yang kini bersiap menghadapi persaingan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram ke-21 di Bali.
Membawa nama Banua di tingkat nasional, para atlet FAJI Kalsel dituntut tampil maksimal dalam setiap nomor pertandingan. Target podium pun menjadi salah satu sasaran yang ingin diwujudkan kontingen Kalsel dalam ajang yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia tersebut.
Ketua FAJI Kalsel, Bandi Chairullah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap perjuangan kontingen Kalsel, baik berupa dukungan moril, material maupun doa.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi modal penting bagi para atlet untuk menjaga semangat dan fokus selama mengikuti seluruh rangkaian Kejurnas.
“Terima kasih banyak atas dukungan doa, moril dan material, untuk tim FAJI Kalsel bisa mengikuti Kejurnas Arung Jeram di Bali. Dukungan ini tentu menjadi semangat bagi kami untuk berjuang dan memberikan yang terbaik,” ujar Bandi.
Kejurnas Arung Jeram ke-21 di Bali diikuti 16 provinsi se-Indonesia dengan total sekitar 250 atlet putra dan putri.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan kontingen pada 19 September 2026. Agenda kemudian dilanjutkan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 22–23 September 2026.
Pembukaan Kejurnas dijadwalkan berlangsung pada 24 September 2026, sekaligus menandai dimulainya rangkaian pertandingan yang akan berlangsung hingga 28 September 2026.
Ketatnya persaingan menjadi tantangan tersendiri bagi kontingen FAJI Kalsel. Para atlet dituntut mampu menjaga kondisi fisik, konsentrasi dan kekompakan tim agar dapat memberikan hasil terbaik di setiap nomor yang dipertandingkan.
FAJI Kalsel sendiri menargetkan penampilan maksimal sekaligus berupaya membawa pulang medali dari ajang nasional tersebut.
Perjuangan kontingen FAJI Kalsel menuju Kejurnas Arung Jeram Bali mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Gubernur Kalimantan Selatan, Kapolda Kalsel, H. Bahrani dan Ibu, Ketua KONI Kalsel, Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, Bupati Barito Kuala, Bupati Tanah Laut, serta jajaran FAJI Kalsel. Dukungan juga datang dari Kampung Nusantara Resort, PT MMB dan PT United Tractors.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan turut memberikan pesan kepada para atlet agar mengutamakan kesehatan dan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Semangat, jaga kesehatan, jaga keselamatan dan berjuang untuk harumkan nama Kalsel. Jangan lupa berdoa,” pesan Kapolda Kalsel.
Dukungan serupa disampaikan Bupati Banjar H. Saidi Mansyur. Ia meminta para atlet tetap menjaga semangat, kesehatan dan keselamatan serta membawa nama baik Kalimantan Selatan selama berlaga di Bali.
“Tetap semangat, jaga kesehatan, jaga keselamatan, jangan lupa berdoa, bawa harum nama Kalsel. Kami mendukung perjuangan kalian,” ujar Saidi Mansyur.
Sementara itu, H. Bahrani menyatakan dukungannya terhadap Tim Wasaka Arung Jeram Kalsel sejak persiapan hingga keberangkatan menuju Bali.
Dukungan tersebut tidak hanya diarahkan untuk pencapaian prestasi pada Kejurnas, tetapi juga diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan atlet arung jeram Banua.
Harapannya, perjuangan Tim Arung Jeram Kalsel di tingkat nasional dapat melahirkan atlet-atlet masa depan yang profesional, berintegritas, menjunjung tinggi sportivitas dan memiliki loyalitas terhadap olahraga.
Bandi Chairullah berharap seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari kedatangan kontingen, Rakernas, pembukaan hingga pertandingan dapat berjalan lancar.
Ia juga meminta seluruh atlet menjaga fokus dan kondisi fisik hingga seluruh nomor pertandingan berakhir pada 28 September 2026.
“Target kami tentu memberikan penampilan terbaik dan bisa meraih medali. Kami berharap seluruh atlet tetap semangat, menjaga kesehatan dan keselamatan serta memberikan kemampuan terbaik di setiap nomor yang dipertandingkan,” pungkas Bandi.
Membawa nama Banua di tingkat nasional, para atlet FAJI Kalsel dituntut tampil maksimal dalam setiap nomor pertandingan. Target podium pun menjadi salah satu sasaran yang ingin diwujudkan kontingen Kalsel dalam ajang yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia tersebut.
Ketua FAJI Kalsel, Bandi Chairullah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap perjuangan kontingen Kalsel, baik berupa dukungan moril, material maupun doa.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi modal penting bagi para atlet untuk menjaga semangat dan fokus selama mengikuti seluruh rangkaian Kejurnas.
“Terima kasih banyak atas dukungan doa, moril dan material, untuk tim FAJI Kalsel bisa mengikuti Kejurnas Arung Jeram di Bali. Dukungan ini tentu menjadi semangat bagi kami untuk berjuang dan memberikan yang terbaik,” ujar Bandi.
Kejurnas Arung Jeram ke-21 di Bali diikuti 16 provinsi se-Indonesia dengan total sekitar 250 atlet putra dan putri.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan kontingen pada 19 September 2026. Agenda kemudian dilanjutkan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 22–23 September 2026.
Pembukaan Kejurnas dijadwalkan berlangsung pada 24 September 2026, sekaligus menandai dimulainya rangkaian pertandingan yang akan berlangsung hingga 28 September 2026.
Ketatnya persaingan menjadi tantangan tersendiri bagi kontingen FAJI Kalsel. Para atlet dituntut mampu menjaga kondisi fisik, konsentrasi dan kekompakan tim agar dapat memberikan hasil terbaik di setiap nomor yang dipertandingkan.
FAJI Kalsel sendiri menargetkan penampilan maksimal sekaligus berupaya membawa pulang medali dari ajang nasional tersebut.
Perjuangan kontingen FAJI Kalsel menuju Kejurnas Arung Jeram Bali mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Gubernur Kalimantan Selatan, Kapolda Kalsel, H. Bahrani dan Ibu, Ketua KONI Kalsel, Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, Bupati Barito Kuala, Bupati Tanah Laut, serta jajaran FAJI Kalsel. Dukungan juga datang dari Kampung Nusantara Resort, PT MMB dan PT United Tractors.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan turut memberikan pesan kepada para atlet agar mengutamakan kesehatan dan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Semangat, jaga kesehatan, jaga keselamatan dan berjuang untuk harumkan nama Kalsel. Jangan lupa berdoa,” pesan Kapolda Kalsel.
Dukungan serupa disampaikan Bupati Banjar H. Saidi Mansyur. Ia meminta para atlet tetap menjaga semangat, kesehatan dan keselamatan serta membawa nama baik Kalimantan Selatan selama berlaga di Bali.
“Tetap semangat, jaga kesehatan, jaga keselamatan, jangan lupa berdoa, bawa harum nama Kalsel. Kami mendukung perjuangan kalian,” ujar Saidi Mansyur.
Sementara itu, H. Bahrani menyatakan dukungannya terhadap Tim Wasaka Arung Jeram Kalsel sejak persiapan hingga keberangkatan menuju Bali.
Dukungan tersebut tidak hanya diarahkan untuk pencapaian prestasi pada Kejurnas, tetapi juga diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan atlet arung jeram Banua.
Harapannya, perjuangan Tim Arung Jeram Kalsel di tingkat nasional dapat melahirkan atlet-atlet masa depan yang profesional, berintegritas, menjunjung tinggi sportivitas dan memiliki loyalitas terhadap olahraga.
Bandi Chairullah berharap seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari kedatangan kontingen, Rakernas, pembukaan hingga pertandingan dapat berjalan lancar.
Ia juga meminta seluruh atlet menjaga fokus dan kondisi fisik hingga seluruh nomor pertandingan berakhir pada 28 September 2026.
“Target kami tentu memberikan penampilan terbaik dan bisa meraih medali. Kami berharap seluruh atlet tetap semangat, menjaga kesehatan dan keselamatan serta memberikan kemampuan terbaik di setiap nomor yang dipertandingkan,” pungkas Bandi.
