REDAKSI8.COM, BANJAR – Upaya pencegahan kebakaran lahan terus dilakukan Pemerintah Desa Tambak Baru Ulu. Pembakal Desa Tambak Baru Ulu, Marpuah, S.Agr, bersama warga turun langsung membersihkan bahan-bahan yang mudah terbakar di sekitar jembatan pertanian yang berada di wilayah desa setempat.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kebakaran lahan, khususnya pada kondisi lahan yang dipenuhi rumput kering dan sisa batang padi yang berpotensi menjadi bahan pemicu atau mempercepat penyebaran api.
Dalam kegiatan itu, Pembakal bersama warga membersihkan rumput, batang padi serta material kering lainnya yang berada di bawah dan di sekitar jembatan pertanian. Pembersihan dilakukan dengan membuat area yang lebih terbuka sekitar dua meter di sisi kiri dan kanan jembatan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan jalur pengaman di sekitar jembatan. Dengan berkurangnya bahan yang mudah terbakar, diharapkan apabila terjadi kebakaran lahan, api tidak mudah menjalar hingga ke bagian jembatan.
Pembakal Tambak Baru Ulu, Marpuah, S.Agr, mengatakan kegiatan gotong royong tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa bersama masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran lahan.
“Kami bersama warga melakukan pembersihan ini sebagai langkah antisipasi. Rumput kering dan batang padi yang berada di sekitar jembatan kami bersihkan agar ketika terjadi kebakaran lahan, api tidak mudah merambat dan membakar jembatan,” ujar Marpuah.
Menurutnya, upaya pencegahan tidak hanya dilakukan ketika kebakaran sudah terjadi, tetapi perlu dimulai sejak dini dengan membersihkan area-area yang berpotensi menjadi jalur rambatan api.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan.


“Yang paling utama adalah pencegahan. Kami berharap masyarakat terus menjaga lingkungan, terutama di musim yang rawan terjadi kebakaran lahan. Dengan gotong royong seperti ini, kita bisa bersama-sama mengurangi risiko dan melindungi fasilitas pertanian yang digunakan masyarakat,” tambahnya.
Pembersihan area sekitar jembatan ini sekaligus menjadi bentuk gotong royong antara pemerintah desa dan masyarakat. Selain menjaga fasilitas pertanian, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan di wilayah Desa Tambak Baru Ulu.
Pemerintah Desa Tambak Baru Ulu berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara bersama-sama, terutama pada titik-titik yang dinilai rawan dan memiliki banyak material mudah terbakar.
Dengan langkah pencegahan dan kepedulian bersama, potensi kebakaran lahan diharapkan dapat diminimalkan sehingga fasilitas pertanian dan lingkungan masyarakat tetap aman.

