REDAKSI8.COM – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Banjarbaru hari ini memberikan donasi kepada Korban Kebakaran di Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru, Rabu (19/8) sore.
Menurut Ketua Himpi Kota Banjarbaru, Robby, donasi tersebut diberikanan untuk membantu para korban bencana kebakaran yang ada di Kelurahan Cempaka. Apalagi dimasa pandemi sekarang, status ekonomi masyarakat juga dalam kondisi kurang stabil.
“Terima kasih berkat dukungan para kawan kawan dan senior di Hipmi, donasi ini bisa tersalurkan. Mudah-mudahan ini cukup berarti meringankan beban mereka yang terdampak bencana kebakaran,” ujarnya kepada redaksi8.com.
“Alhamdulillah donasi yang berhasil kami kumpulkan sebesar 6 juta 5 ratus ribu. Sementara hasil kumpulan donasi itu kita salurkan berbentuk material bangunan berupa batako sebanyak 5 ribu pcs,” lanjut Ia menerangkan.
Selain bahan bangunan, kata Lurah Cempaka, Junaidi, yang paling diperlukan warganya saat ini ialah perlengkapan masak, mulai dari kompor gas, gas LPG hingga Rice cooker. Supaya, ketika sudah selesai pembangunan, masyarakatnya bisa kembali beraktifitas dengan normal di rumah masing – masing.
“Kami berterima kasih kepada keluarga Hipmi Banjarbaru yang begitu peduli membantu warga kami yang terdampak bencana kebakaran. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat,” tuturnya.
Hingga sekarang, total bantuan yang sudah masuk ke tempatnya sekitar Rp. 100 juta lebih. Sedangkan bantuan material yang diterima antara lain, Batako 5000 pcs, seng 600 lembar dan semen sebanyak 250 sak.
Pelaksanaannya ungkapnya, diupayakan sesegeranya, karena masih menunggu beberapa bahan material dan bantuan lainnya untuk mendirikan rumah hunian warganya itu.
“Sementara para korban kebakaran di alokasikan ke tempat masing-masing keluarga mereka sendiri. Sambil menunggu bantuan – bantuan dari instansi lain, sebelumnya kami ingin para korban di tampung duli di pengungsian olahan kami. Namun setelah musyawarah bersama masyarakat, akhirnya para korban kita tempatkan ke kekuarga mereka,” tandasnya.
Diketahui, jumlah rumah yang terkena bencana kebakaran pada pekan lalu menyisakan 9 buah rumah telah hangus terbakar. Diantaranya juga terdapat 16 kepala keluarga dari 55 jiwa.



