Senin, 13 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Dinkes Kalsel Tekankan Tindak Lanjut Audit untuk Tekan Kematian Ibu dan Bayi

Irma Dahliana by Irma Dahliana
7 Juli 2026
A A
Dinkes Kalsel Tekankan Tindak Lanjut Audit untuk Tekan Kematian Ibu dan Bayi

Pertemuan Evaluasi Penurunan Kematian Ibu akibat perdarahan postpartum dan eklampsia serta kematian bayi akibat prematuritas dan asfiksia melalui Audit Maternal Perinatal Surveilans Respon Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 di Banjarmasin, Selasa (7/7/26). Foto: MC Kalsel

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meminta seluruh Pemerintah Kabupaten dan Kota tidak berhenti pada proses audit kasus kematian ibu dan bayi.

Hasil audit harus ditindaklanjuti agar mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan menekan angka kematian yang masih dapat dicegah.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Pertemuan Evaluasi Penurunan Kematian Ibu akibat perdarahan postpartum dan eklampsia serta kematian bayi akibat prematuritas dan asfiksia melalui Audit Maternal Perinatal Surveilans Respon (AMPSR) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Banjarmasin, Selasa (7/7/26).

Kepala Dinkes Kalsel, Diauddin mengatakan, evaluasi itu menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak, sekaligus mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

LihatJuga :

Dewan Dukung Dukcapil Atasi Rendahnya Kepemilikan Akta Perkawinan

Dua Hari Pencarian, Remaja yang Hilang Diterkam Buaya di Tanah Bumbu Ditemukan Tewas

Rayakan Berkah Muharram 1448 H, YBM PLN Gelar Khitanan Massal Sehat di Banjarmasin

Mereka Akan Memerdekakan Kahung Dari Kepungan Sampah

“Pertemuan ini bertujuan meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak melalui upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi. Sebagian besar kematian tersebut sebenarnya masih dapat dicegah apabila penanganan dilakukan secara tepat dan cepat,” ujarnya.

Berdasarkan data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025, Angka Kematian Ibu di Indonesia mencapai 144 per 100.000 kelahiran hidup.

Sementara di Kalimantan Selatan, AKI tercatat 135 per 100.000 kelahiran hidup, dengan penyebab utama didominasi hipertensi, komplikasi non-obstetri, dan perdarahan.

Adapun kematian bayi masih banyak dipicu oleh prematuritas, asfiksia, dan infeksi.

Diauddin menjelaskan, sebagian besar kematian ibu terjadi pada masa nifas, terutama dalam 48 jam pertama setelah persalinan.

Mayoritas kasus juga terjadi di fasilitas kesehatan, sehingga peningkatan mutu pelayanan menjadi faktor yang sangat menentukan.

Berdasarkan hasil Audit Maternal Perinatal yang dilakukan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) di enam provinsi turut menunjukkan masih adanya kelemahan dalam tata laksana pelayanan, mulai dari minimnya stabilisasi pasien sebelum dirujuk, kesalahan pengambilan keputusan klinis, hingga keterlambatan tindakan operasi.

“Hasil audit menunjukkan sekitar 70 persen kematian ibu sebenarnya dapat dicegah. Karena itu, setiap kasus harus dikaji melalui AMPSR agar menghasilkan rekomendasi yang mampu mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” katanya.

Ia menegaskan, AMPSR bukan sekadar kegiatan audit, tetapi menjadi sarana pembelajaran untuk menemukan akar persoalan dan memperbaiki mutu pelayanan kesehatan.

Karena itu, seluruh rekomendasi yang dihasilkan harus diterapkan secara konsisten di setiap fasilitas pelayanan kesehatan.

Melalui pertemuan ini, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan juga mendorong Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota bersama Tim AMPSR untuk memperkuat monitoring dan evaluasi supaya setiap hasil audit benar-benar berdampak pada peningkatan layanan kesehatan ibu dan bayi.

“Kami mengharapkan partisipasi aktif seluruh peserta untuk memberikan masukan dan solusi sesuai kondisi di lapangan, sehingga kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi di Kalimantan Selatan terus meningkat dan angka kematian dapat ditekan,” tutupnya.

Share26Tweet16Send

Related Posts

Rayakan Berkah Muharram 1448 H, YBM PLN Gelar Khitanan Massal Sehat di Banjarmasin

Rayakan Berkah Muharram 1448 H, YBM PLN Gelar Khitanan Massal Sehat di Banjarmasin

by Ramadhani MTD.
13 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Dalam rangka menyemarakkan Muharram 1448 Hijriah, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menggelar Khitanan Massal Sehat bagi 30...

Mereka Akan Memerdekakan Kahung Dari Kepungan Sampah

Mereka Akan Memerdekakan Kahung Dari Kepungan Sampah

by Ramadhani MTD.
13 Juli 2026

Jalur pendakian menuju puncak Gunung Kahung setinggi 1.456 meter di atas permukaan laut (mdpl) tidak hanya menyajikan panorama hutan hujan...

Dinda, Nurul, Indah dan Hartati raih Juara Nasional pada I‑QAF 2026

Dinda, Nurul, Indah dan Hartati raih Juara Nasional pada I‑QAF 2026

by Ramadhani MTD.
13 Juli 2026

REDAKSI8.COM, NASIONAL - Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali mengukir prestasi pada ajang International Qur’anic Festival (I‑QAF) 2026. Pada Grand Final yang...

Load More

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In