REDAKSI8.COM – Pemerintah Kota Banjarbaru terus menunjukkan komitmen serta kepeduliannya terhadap koperasi dan UKM.
Dalam 2 hari terakhir (20 – 21 Agustus 2018), Pemerintah Kota Banjarbaru mengadakan seminar yang berkaitan dengan koperasi dan UKM, Seminar Nasional Urgensi dan Gebyar UKM Jaman Now untuk menggali dan berdiskusi bagaimana UKM di Kota Banjarbaru dapat naik kelas.

”Melalui kegiatan ini wawasan para pelaku UKM dapat bertambah, sehingga mereka lebih bersemangat dan memahami bagaimana cara memasarkan produk-produk olahannya,” ujar Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani.
Lebih lanjut Nadjmi mengungkapkan, dipilihnya Kota Banjarbaru dari 34 kota yang ada di Indonesia sebagai pelaksana kegiatan UKM menandakan bahwa geliat UKM di Banjarbaru dinilai bagus dan positif.
”Kita harus akui bahwa pelaku UKM di Kota Banjarbaru ini sudah tumbuh pesat, punya semangat untuk maju (naik kelas). Ini yang kita apresiasi,” ujarnya.

Pemerintah Kota Banjarbaru, tambahnya, juga sangat bersemangat untuk mendorong dan mengangkat serta menaikkelaskan pelaku UKM di Kota Banjarbaru.
Hal itu bisa dilihat di dalam setiap kegiatan, para pelaku UKM diberikan kesempatan dan ruang untuk menampilkan produk-produknya.
”Ini bagian untuk meningkatkan kepercayaan diri pelaku UKM, bahwa produk mereka ini layak untuk dijual,” lugasnya.
Pertumbuhan koperasi dan UMKM di Kota Banjarbaru yang cukup signifikan juga diamini oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Banjarbaru, Fachruddin. Ia mengatakan, sejak tahun 2015 hingga saat ini dengan pendampingan, pembinaan dan kebijakan dari Walikota Banjarbaru, UKM di Kota Banjarbaru sudah banyak melahirkan inovasi-inovasi baru.
”Kegiatan (Gebyar UKM Jaman Now) ini menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk menguji dan mengetahui sampai sejauh mana UKM kita bisa berkreativitas, untuk mendapatkan predikat sebagai UKM wow,” pungkas Fachruddin.



