REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Sebanyak 23 orang wartawan telah lulus dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dilaksanakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel, Jumat (30/10/2026) siang.

UKW yang diselenggarakan selama dua hari sejak Kamis (29/10) di Gedung PWI Kalsel, Jalan Pangeran Hidayatullah, Banjarmasin itu telah berhasil ‘menelurkan’ 11 wartawan berkompetensi jenjang Muda dan 12 wartawan jenjang Madya.

Salah satu penguji UKW di jenjang Muda, Sabirin HA Syukran Nafis mengatakan, dari 24 orang peserta yang mengikuti UKW ada 23 wartawan telah dinyatakan kompeten, satu orang belum.

“Dari ujian yang dilaksanakan selama dua hari, peserta yang belum kompeten itu satu orang. Dan Alhamdulillah peserta yang kompeten sebanyak 23 orang,” bebernya saat memberikan sambutan diacara penutupan UKW angkatan XXIV.

Birin ingin wartawan yang telah berkompetensi dimasing-masing jenjang mampu melaksanakan kegiatan jurnalistik di lapangan lebih baik dan profesional, dibandingkan sebelum mengikuti UKW.

“Mudah-mudahan setelah kalian sudah kompeten, lebih bagus lagi hasilnya,” harap Birin.

Selanjutnya, Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat dan Ahli Pers Dewan Pers yang juga menjadi salah satu penguji dijenjang Madya, Iskandar Zulkarnain menambahkan, kompetensi harus tercermin dalam praktik jurnalistik sehari-hari, terutama dalam kemampuan menghasilkan karya pemberitaan yang berkualitas, kritis dan memiliki kedalaman informasi.

“Mudah-mudahan kompetensi ini bukan akhir dari segala-galanya,” ucapnya.

“Wartawan yang punya kompetensi hari ini, wartawan yang lulus uji kompetensi hari ini, harus mampu menggali informasi awal dari apa yang terjadi,” sambungnya.

Menurutnya, tugas wartawan bukan sekadar mencatat pernyataan narasumber atau menyampaikan kembali informasi yang telah tersedia di ruang publik.

Wartawan mesti mampu menemukan fakta tambahan, menguji keterangan, serta menggali persoalan secara menyeluruh agar masyarakat memperoleh informasi yang lebih lengkap.

“Tapi wartawan itu harus menggali sampai ke akarnya. Itu fungsi kita wartawan,” tukasnya.

“Nilai utama profesi wartawan itu terletak pada kemampuan melakukan verifikasi, menggali fakta dan menghadirkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” pungkasnya.

Diketahui, acara tersebut dilaksanakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan (Kalsel) dan didukung penuh PT Adaro Indonesia.

Tujuan UKW sendiri untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan di Kalimantan Selatan.