REDAKSI8.COM, BANJARMASIN — Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mencatat lonjakan signifikan dalam UI GreenMetric World University Rankings 2026.
Peringkat ULM di tingkat dunia naik 333 posisi, dari urutan 1.016 pada 2025 menjadi 683 pada 2026.

Kenaikan juga terjadi di tingkat nasional dan Asia. Di Indonesia, ULM naik dari peringkat 103 menjadi 76.
Sementara di kawasan Asia, posisi ULM meningkat dari peringkat 595 menjadi 407.
Tak hanya peringkat, skor yang diperoleh ULM juga mengalami peningkatan cukup besar.
Total skor ULM bertambah 1.385 poin, dari 5.137,5 pada 2025 menjadi 6.522,5 pada 2026.
Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri mengatakan capaian tersebut bahkan melampaui target yang ditetapkan universitas untuk tahun ini.
“Kenaikan peringkat UI GreenMetric tahun 2026 melampaui target yang kami tetapkan. Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Tim UI GreenMetric, pimpinan fakultas, unit kerja, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa atas seluruh upaya yang telah dilakukan,” ujar Ahmad.

Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan komitmen ULM dalam membangun konsep kampus hijau telah dijalankan secara bersama-sama dan diterapkan dalam berbagai aspek pengelolaan universitas.
Ketua Tim UI GreenMetric ULM, Dr Eng Maya Amalia, ST, MEng, menjelaskan terdapat empat langkah strategis yang dilakukan sepanjang 2026 untuk memperkuat kinerja ULM dalam pemeringkatan tersebut.
Pertama, ULM memperkuat dukungan dan kebijakan pimpinan melalui penerbitan serta implementasi berbagai kebijakan pendukung kampus hijau. Kebijakan tersebut mencakup pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, peningkatan efisiensi sumber daya, pengelolaan lingkungan kampus, hingga penguatan budaya keberlanjutan di seluruh unit kerja.
Kedua, Tim UI GreenMetric melakukan sosialisasi tujuh komponen penilaian kepada sivitas akademika ULM.
Ketujuh komponen tersebut meliputi Setting & Infrastructure, Energy & Climate Change, Waste, Water, Transportation, Education & Research, serta Governance & Digitalization.
Ketiga, koordinasi dengan kepala tata usaha fakultas dan unit kerja diperkuat, terutama dalam pengumpulan data, dokumentasi kegiatan, implementasi program, serta pemantauan capaian setiap indikator UI GreenMetric.
Keempat, ULM memberikan penghargaan kepada fakultas dengan kinerja terbaik dalam mendukung program kampus hijau. Apresiasi tersebut ditujukan untuk membangun kompetisi positif sekaligus mendorong munculnya inovasi keberlanjutan di lingkungan fakultas.
Maya mengatakan capaian 2026 akan menjadi baseline baru bagi ULM. Ke depan, perhatian universitas tidak hanya diarahkan pada peningkatan peringkat, tetapi juga pada penguatan sistem dan konsistensi implementasi kebijakan keberlanjutan.
Kualitas data dan dokumentasi serta keterlibatan seluruh sivitas akademika juga menjadi bagian penting dalam pengembangan program kampus hijau.
“Peningkatan peringkat UIGM ULM tahun 2026 merupakan hasil dari kerja bersama. Tantangan berikutnya adalah memastikan bahwa budaya kampus hijau tidak berhenti pada pemenuhan indikator, tetapi menjadi bagian dari tata kelola dan kehidupan sehari-hari seluruh sivitas akademika Universitas Lambung Mangkurat,” ungkapnya.
UI GreenMetric World University Rankings merupakan sistem pemeringkatan perguruan tinggi dunia yang diinisiasi Universitas Indonesia sejak 2010.
Pemeringkatan tersebut mengukur komitmen dan kinerja perguruan tinggi dalam menerapkan prinsip keberlanjutan dan ramah lingkungan.
Penilaian dilakukan melalui tujuh komponen utama, yakni penataan dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, pengelolaan air, transportasi, pendidikan dan penelitian, serta tata kelola dan digitalisasi.
Setiap tahun, ratusan perguruan tinggi dari berbagai negara berpartisipasi dalam pemeringkatan tersebut. UI GreenMetric kemudian menjadi salah satu instrumen yang digunakan perguruan tinggi untuk mengukur dan mengevaluasi berbagai program keberlanjutan di lingkungan kampus.
Bagi ULM, keikutsertaan dalam UI GreenMetric juga menjadi bagian dari komitmen untuk membangun kampus yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Melalui pemeringkatan tersebut, ULM melakukan pengukuran dan perbaikan secara berkala terhadap berbagai program keberlanjutan sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Komitmen tersebut antara lain berkaitan dengan energi bersih dan terjangkau, air bersih dan sanitasi, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta penanganan perubahan iklim.

