REDAKSI8.COM, BERSUJUD – Pemerintah Desa Bersujud, Kecamatan Simpang Empat melaksanakan kegiatan Aksi Jumat Bersih pada Jumat (27/2/2026) sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia terkait pelaksanaan korvei.
Kegiatan ini dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan titik kumpul langsung di lokasi-lokasi yang menjadi sasaran pembersihan.
Aparatur desa dan Polmas bersama masyarakat kemudian membagi tugas untuk membersihkan sejumlah area yang dinilai membutuhkan perhatian, seperti jalanan desa, selokan, serta berbagai fasilitas umum di seputaran wilayah Desa Bersujud.
Aksi gotong royong tersebut berlangsung dengan penuh semangat. Para peserta secara bersama-sama mengangkut sampah, membersihkan saluran air, serta merapikan lingkungan sekitar agar tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Kepala Desa Bersujud, Jumriadi, mengatakan bahwa kegiatan Aksi Jumat Bersih bukan hanya sekadar agenda rutin, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami ingin menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah desa, tapi perlu peran aktif seluruh masyarakat,” ujar Jumriadi di sela kegiatan.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran dari Bupati Tanah Bumbu dengan Nomor: B/600.4.15/902/DLH-PSLB3.1.Bup/II/2026 tentang pelaksanaan korvei, yang merupakan bagian dari Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
“Melalui Aksi Jumat Bersih ini, kami menjalankan arahan pemerintah pusat sekaligus mengajak warga untuk membiasakan hidup bersih dan peduli lingkungan. Kalau dilakukan bersama dan berkelanjutan, dampaknya akan sangat terasa,” tambahnya.
Berdasarkan surat edaran tersebut, pemerintah desa diharapkan aktif menggerakkan masyarakat untuk melakukan korvei secara rutin sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah.
“Pemerintah Desa Bersujud pun berkomitmen menjadikan kegiatan kebersihan lingkungan sebagai agenda berkelanjutan dan berharap tercipta lingkungan desa yang lebih tertata, bebas dari sampah, serta mendukung kualitas hidup masyarakat yang lebih baik,” pungkas Jumriadi.



