REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru menetapkan susunan baru Alat Kelengkapan Dewan (AKD) untuk mengoptimalkan pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.
Dalam susunan itu, mantan Ketua DPRD Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera, dipercaya memimpin Komisi III yang membidangi infrastruktur dan pembangunan.
Pengumuman susunan AKD tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Banjarbaru di Ruang Graha Paripurna DPRD Banjarbaru, Selasa (7/7/26).
Selain menjadi Ketua Komisi III, Gusti Rizky juga masuk dalam Badan Musyawarah (Bamus) serta menjabat Sekretaris Panitia Khusus (Pansus) III.
Sementara itu, Ketua DPRD Banjarbaru Muhammad Syahrial secara otomatis memimpin Badan Anggaran (Banggar) DPRD.
Ketua DPRD Banjarbaru, Muhammad Syahrial mengatakan, penetapan pimpinan komisi telah melalui pembahasan di internal masing-masing komisi.
“Terkait AKR pembahasan di internal komisi sudah dibahas dan Alhamdulillah Pak Gusti Rizky terpilih menjadi Ketua Komisi III. Harapannya Komisi III tetap solid untuk pengawasan infrastruktur yang ada di Kota Banjarbaru,” ujarnya.
Dengan terbentuknya AKD yang baru, DPRD Banjarbaru diharapkan dapat segera menjalankan agenda pembahasan program prioritas daerah bersama Pemerintah Kota (Pemkot).
Di sisi lain, Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby menyebut, pembahasan KUA-PPAS menjadi salah satu agenda penting yang harus segera ditindaklanjuti.
Karena Pemerintah akan memprioritaskan program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, terutama di sektor infrastruktur.
“Untuk prioritas, tentunya kita menampung semua aspirasi masyarakat karena masih banyak keluhan. Kita harus memberikan dampak langsung ke masyarakat, mungkin untuk perbaikan jalan yang prioritas untuk pembinaan infrastrukturnya,” katanya, Selasa (7/7/26).
Selain infrastruktur, Pemkot Banjarbaru juga menyoroti kebutuhan sarana pendidikan seiring meningkatnya jumlah penduduk.
Pemerintah pun berencana mengusulkan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) ke Pemerintah Pusat agar daya tampung sekolah dapat ditingkatkan.
“Pertumbuhan penduduk makin meningkat, sementara sekolah yang tersedia ini-ini saja. Ke depannya insyaAllah nanti kita konsultasikan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kementerian Dasmen) untuk meminta Unit Sekolah Baru di Banjarbaru,” tutupnya.



