Selasa, 7 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Padi Apung Jadi Senjata Kalimantan Selatan Atasi Inflasi Pangan

Irma Dahliana by Irma Dahliana
26 September 2025
A A
Padi Apung Jadi Senjata Kalimantan Selatan Atasi Inflasi Pangan

Gubernur Kalsel, Muhidin saat menghadiri kegiatan GNPIP di Gedung BPSDM, Jalan Panglima Batur, Kota Banjarbaru, Kamis (25/9/25). Foto: Irma/Redaksi8.com

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Di tengah isu inflasi pangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengahadirkan inovasi baru yakni padi apung menjadi sebagai solusi untuk mengoptimalkan lahan rawa yang sering terendam banjir.

Dari lahan rawa yang dulu dianggap sulit ditanami padi, kini lahir panen yang melimpah, bahkan pemakaian pupuk lebih hemat dibanding sawah biasa.

Dalam kegiatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di Banjarbaru inj, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhidin mengatakan, padi apung meningkatkan produktivitas pertanian, dan mendukung ketahanan pangan nasional.

“Padi terapung (apung) ini hanya ada di Kalsel, tepatnya di tiga daerah yaitu Barito Kuala (Batola), Hulu Sungai Selatan (HSS), dan Hulu Sungai Utara (HSU),” sebutnya di Gedung BPSDM, Jalan Panglima Batur, Kota Banjarbaru, Kamis (25/9/25).

LihatJuga :

Ombudsman Kalsel Soroti Dampak Pemadaman Listrik Bergilir, Pendidikan dan Kesehatan Terdampak

Dinkes Kalsel Tekankan Tindak Lanjut Audit untuk Tekan Kematian Ibu dan Bayi

Aliansi Pemuda Kalimantan dan Sumatera Segel PLN Pusat

Usai PAW Ketua DPRD, Gusti Rizky Dipercaya Pimpin Komisi III

Muhidin menuturkan, pemotongan padi secara simbolis yang digelar dalam acara GNPIP itu seharusnya dilakukan di lokasi pertanian secara langsung.

“Tetapi sebagian sudah dipanen lebih dulu karena padi sudah menguning,” ucapnya.

Kendati demikian, panen tetap berjalan walaupun seremonial dilaksanakan dengan hasil panen dari tiga daerah itu menunjukkan angka yang mencolok.

“Per hektare nya, di Batola hasilnya lebih tinggi, bisa 7-8 ton sedangkan di HSS dan HSU 6-7 ton,” ungkapnya.

Adanya perbedaan hasil tersebut, dikarenakan bibit padi pada sawah di tiga daerah itu menggunakan jenis yang berbeda.

“Batola menggunakan bibit lokal seperti Siam Unus dan Mayang. Sedangkan di HSS dan HSU memakai campuran, jadi hasilnya lebih rendah,” bebernya.

Namun, menurutnya, efisiensi padi terapung yang tidak bisa diabaikan terkait penggunaan pupuk, sehingga lebih menghemat biaya.

“Kalau di sawah biasa, pupuk banyak yang terurai dan hilang. Tapi di padi terapung pupuk langsung terarah ke tanaman, jadi lebih hemat dan lebih bermanfaat,” terangnya.

Meski begitu, Ia menyebutkan, potensi padi terapung akan menyebar ke wilayah lainnya walaupun dalam jumlah yang terbatas.

“Mungkin di Hulu Sungai Tengah (HST) juga ada, walau tidak banyak. Yang jelas, HSS dan HSU masih jadi lumbung utama,” pungkasnya.

Share26Tweet16Send

Related Posts

Taklukkan Panggung Singapura dengan Bahasa Inggris, Mahasiswa ULM Sulap Daun Galam dan Tiwadak Jadi Medali Internasional

Taklukkan Panggung Singapura dengan Bahasa Inggris, Mahasiswa ULM Sulap Daun Galam dan Tiwadak Jadi Medali Internasional

by Ramadhani MTD.
7 Juli 2026

REDAKSI8.COM, SINGAPURA – Sejumlah tanaman khas yang jamak ditemui di daratan Kalimantan ternyata mampu mencuri perhatian dunia akademis internasional. Lewat...

Waspadai Dampak Kemarau, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Banjar Pantau Keramba Jala Apung di Mali-Mali dan Sungai Arfat

Waspadai Dampak Kemarau, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Banjar Pantau Keramba Jala Apung di Mali-Mali dan Sungai Arfat

by Az-Zukhairy
6 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR - Memasuki musim kemarau, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas budidaya ikan...

Dua Bidang Dinas PUPR Banjar Tinjau Desa Gunung Batu, Percepat Solusi Air Bersih yang Dinantikan Warga Selama Puluhan Tahun

Dua Bidang Dinas PUPR Banjar Tinjau Desa Gunung Batu, Percepat Solusi Air Bersih yang Dinantikan Warga Selama Puluhan Tahun

by Az-Zukhairy
6 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR - Desa Gunung Batu, Kecamatan Sambung Makmur, kembali mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Banjar dalam upaya mengatasi...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In