REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Selatan mengeluarkan pembaruan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang membayangi sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan pada Jumat (19/6/2026) siang.
Berdasarkan rilis resmi dari prakirawan BMKG pada pukul 13.20 WITA, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang diprakirakan terjadi mulai pukul 13.30 WITA.


Pada fase awal, kondisi cuaca buruk ini berpotensi melanda beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Kotabaru, meliputi Kelumpang Selatan, Kelumpang Hulu, Kelumpang Tengah, Hampang, dan Kelumpang Barat.
Selain Kotabaru, ancaman serupa juga mengintai wilayah Kabupaten Banjar seperti di Aluh Aluh, Gambut, dan Martapura Barat.
Sementara di Kabupaten Tapin, cuaca ekstrem diprediksi terjadi di kawasan Binuang, Piani, dan Lokpaikat.
Daerah lain yang masuk dalam zona peringatan dini utama ini adalah Kecamatan Jaro di Kabupaten Tabalong, Kecamatan Halong dan Tebing Tinggi di Kabupaten Balangan, serta kawasan Liang Anggang di Kota Banjarbaru.
Pihak BMKG juga memetakan bahwa wilayah terdampak berpotensi meluas ke berbagai daerah di sekitarnya dalam beberapa jam ke depan.
Wilayah perluasan tersebut mencakup Kecamatan Bati Bati di Kabupaten Tanah Laut, serta sejumlah kecamatan lain di Kabupaten Banjar seperti Kertak Hanyar, Sungai Tabuk, Simpang Empat, Beruntung Baru, dan Tatah Makmur.
Kabupaten Tapin bagian Utara dan wilayah Hulu Sungai Selatan seperti Sungai Raya dan Padang Batung juga turut diimbau waspada.
Lebih lanjut, potensi perluasan cuaca buruk ini diperkirakan dapat mencapai Batang Alai Timur di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Muara Uya dan Upau di Kabupaten Tabalong, hingga Simpang Empat dan Mantewe di Kabupaten Tanah Bumbu.
Wilayah Juai dan Awayan di Kabupaten Balangan, kawasan Banjarmasin Timur di Kota Banjarmasin, serta Landasan Ulin di Kota Banjarbaru juga masuk dalam daftar area yang harus meningkatkan kesiapsiagaan.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG memprakirakan bahwa kondisi cuaca ekstrem yang memicu hujan lebat dan angin kencang ini masih akan berlangsung hingga sore hari, tepatnya sampai pukul 15.30 WITA.
Masyarakat yang berada di wilayah-wilayah tersebut diimbau untuk tetap waspada terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan, seperti pohon tumbang, jalanan licin, hingga penurunan jarak pandang saat berkendara.



