REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Halaman kantor Desa Sarigadung mendadak berubah menjadi pusat harapan bagi ratusan warga yang memburu kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, pada jumat pagi (14/11/2025).
Pemandangan barisan panjang masyarakat memenuhi area parkir sejak matahari belum meninggi, sebuah indikasi betapa pentingnya akses terhadap pangan murah saat ini.
Pemerintah Desa Sarigadung dan berbagai pihak sukses menggelar Pasar Murah, sebuah inisiatif tanggap dalam rangka Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).
Berbagai kebutuhan pangan esensial mengisi tenda-tenda yang tersedia, mulai dari paket sembako seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga bumbu dapur utama. Bahkan, beragam camilan dan produk kebutuhan rumah tangga dari produsen besar turut ditawarkan dalam kegiatan ini.
Kepala Desa Sarigadung, H. Kaspul Anwar, secara langsung meninjau keramaian dan mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak.
Ia menyapa warga dan mendengarkan masukan mereka secara langsung, menunjukkan komitmen pimpinan desa terhadap program pengentasan beban ekonomi masyarakat.
“Pemerintah Desa Sarigadung mendorong penuh kegiatan ini. Kami melihat betapa antusiasnya masyarakat menyambut pasar murah ini,” ujar H. Kaspul Anwar.
Ia pun menekankan bahwa acara itu menjawab kebutuhan mendesak warga untuk menstabilkan anggaran belanja rumah tangga.
“Pasar murah ini bukan hanya sekadar jualan, tetapi juga bukti nyata bahwa pemerintah daerah, PKK, dan pihak swasta bergerak bersama untuk memastikan daya beli warga tetap kuat,” lanjut Kaspul Anwar.
Kegiatan ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah dan sektor swasta. Pihak-pihak yang terlibat aktif membuka stan, menyediakan barang, dan mengelola logistik acara.
Stan-stan dari DISKUMDAGRI Tanah Bumbu, Dinas Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Perum Bulog, dan TP. PKK Tanah Bumbu, berjejer rapi, didampingi oleh kontribusi produk dari sektor swasta yang ada di Tanah Bumbu.
Peran TP.PKK patut disoroti karena mereka mengambil peran sentral dalam mendata kebutuhan warga dan memastikan pelaksanaan di lapangan berjalan tertib dan sesuai protokol.
Kehadiran mereka menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan desa turut memainkan peranan penting dalam pengendalian ekonomi rumah tangga.
Dalam kesempatan itu, Salah satu warga Sarigadung, Yanti menyampaikan bahwa inisiatif Pasar Murah itu sangat membantunya dalam memenuhi kebutuhan belanja dapur.
“Harga-harga lebih murah, ini sangat membantu kami dalam berbelanja, kalau bisa sih setiap minggu ada pasar murah seperti ini,” harap Yanti.
Pemandangan barisan panjang masyarakat memenuhi area parkir sejak matahari belum meninggi, sebuah indikasi betapa pentingnya akses terhadap pangan murah saat ini.
Pemerintah Desa Sarigadung dan berbagai pihak sukses menggelar Pasar Murah, sebuah inisiatif tanggap dalam rangka Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).
Berbagai kebutuhan pangan esensial mengisi tenda-tenda yang tersedia, mulai dari paket sembako seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga bumbu dapur utama. Bahkan, beragam camilan dan produk kebutuhan rumah tangga dari produsen besar turut ditawarkan dalam kegiatan ini.
Kepala Desa Sarigadung, H. Kaspul Anwar, secara langsung meninjau keramaian dan mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak.
Ia menyapa warga dan mendengarkan masukan mereka secara langsung, menunjukkan komitmen pimpinan desa terhadap program pengentasan beban ekonomi masyarakat.
“Pemerintah Desa Sarigadung mendorong penuh kegiatan ini. Kami melihat betapa antusiasnya masyarakat menyambut pasar murah ini,” ujar H. Kaspul Anwar.
Ia pun menekankan bahwa acara itu menjawab kebutuhan mendesak warga untuk menstabilkan anggaran belanja rumah tangga.
“Pasar murah ini bukan hanya sekadar jualan, tetapi juga bukti nyata bahwa pemerintah daerah, PKK, dan pihak swasta bergerak bersama untuk memastikan daya beli warga tetap kuat,” lanjut Kaspul Anwar.
Kegiatan ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah dan sektor swasta. Pihak-pihak yang terlibat aktif membuka stan, menyediakan barang, dan mengelola logistik acara.
Stan-stan dari DISKUMDAGRI Tanah Bumbu, Dinas Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Perum Bulog, dan TP. PKK Tanah Bumbu, berjejer rapi, didampingi oleh kontribusi produk dari sektor swasta yang ada di Tanah Bumbu.
Peran TP.PKK patut disoroti karena mereka mengambil peran sentral dalam mendata kebutuhan warga dan memastikan pelaksanaan di lapangan berjalan tertib dan sesuai protokol.
Kehadiran mereka menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan desa turut memainkan peranan penting dalam pengendalian ekonomi rumah tangga.
Dalam kesempatan itu, Salah satu warga Sarigadung, Yanti menyampaikan bahwa inisiatif Pasar Murah itu sangat membantunya dalam memenuhi kebutuhan belanja dapur.
“Harga-harga lebih murah, ini sangat membantu kami dalam berbelanja, kalau bisa sih setiap minggu ada pasar murah seperti ini,” harap Yanti.



