Selasa, 7 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Warga Banjarbaru Antusias Saksikan Gerhana Bulan ‘Blood Moon’

Irma Dahliana by Irma Dahliana
8 September 2025
A A
Warga Banjarbaru Antusias Saksikan Gerhana Bulan ‘Blood Moon’

Tampak antusias masyarakat di kawasan Lapangan Dr Murdjani Banjarbaru untuk mengamati gerhana bulan total, Senin (8/9/25). Foto: Irma/Redaksi8.com

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Sejumlah warga tampak memadati Lapangan Dr. Murdjani Kota Banjarbaru untuk menyaksikan langsung gerhana bulan total yang terjadi di langit, Senin (8/9/25) dini hari.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Selatan (Kalsel), fase gerhana umbra pertama dimulai Minggu (7/9/25) sekitar pukul 23.26 Wita.

Sedangkan, fase gerhana mencapai puncaknya pada Senin (8/9/2025) sekitar pukul 02.11 Wita. Gerhana penumbra berakhir pada jam 04.56 Wita subuh tadi.

Salah satu pengunjung asal Martapura, Ahmad Asrori mengaku, mampir ke kawasan Lapangan Murdjani itu karena penasaran ingin melihat fenomena langka atmosfer tersebut.

LihatJuga :

Tingkatkan Kompetensi SDM, PT AM Bersujud Gelar Bimtek Operator IPA

Ombudsman Kalsel Soroti Dampak Pemadaman Listrik Bergilir, Pendidikan dan Kesehatan Terdampak

Dinkes Kalsel Tekankan Tindak Lanjut Audit untuk Tekan Kematian Ibu dan Bayi

Aliansi Pemuda Kalimantan dan Sumatera Segel PLN Pusat

“Ya gerhana bulan total, banyak sekali antusiasme dari warga Banjarbaru sendiri untuk melihat,” ucapnya.

Asrori menuturkan, dirinya telah lama memiliki kegemaran tersediri tentang astronomi, termasuk perbintangan hingga meteorit di langit.

“Kalau dunia astronomi itu kan luas, bahkan dalam satu hari cahaya saja sudah berapa ratus ribu, sudah bermiliaren kilometer lah, itu lah alam semesta yang sangat luas,” ungkapnya.

Dasamping itu katanya, di lokasi itu telah difasilitasi oleh BMKG sebuah teropong untuk masyarakat agar dapat mengamati secara dekat, sekaligus mempelajari terkait mengapa terjadi fenomena.

“Dijelaskan juga penjelasan terkait fenomena alam ini. Cukup detail jadi sangat menyukai lah dunia astronomi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi (Koordinator) Kalsel, Klaus Johannes Apoh Damanik mengatakan, dengan adanya kesempatan tersebut, BMKG ingin mengedukasi masyarakat tentang fenomena-fenomena yang terjadi di seputaran atmosfer.

Sehingga kedepan kecintaan masyarakat terhadap astronomi juga akan semakin digandrungi oleh anak-anak generasi mendatang.

“Makannya kita sosialisasi, kemudian bagaimana pergerakan tata surya kita dan fenomena-fenomena apa saja yang bisa kita lihat disana,” katanya.

Menurutnya, fenomena yang kerap disebut Blood Moon itu terjadi karena adanya pergerakan cahaya bulan dan matahari, sehingga ketika dia tertutup kelihatan dari bumi itu memerah, penuh dan berwarna merah.

“Sehingga diistilahkan dalam bahasa Indonesia bulan merah atau Blood Moon. Untuk tahun ini saja sudah terjadi dua kali,” tuturnya.

Kendati demikian, fenomena tersebut bukan hanya terjadi di Kalimantan Selatan saja, melainkan di seluruh Indonesia bisa mengamati langsung, walaupun tergantung dari cuacanya.

“Ketika cuacanya clear, tidak ada awan, bisa seluruh wilayah Indonesia bisa menyaksikan dengan durasi yang total itu 1 jam 20 menit dimulai dari jam 01.30 an,” tuntasnya

Share35Tweet22Send

Related Posts

Tingkatkan Kompetensi SDM, PT AM Bersujud Gelar Bimtek Operator IPA

Tingkatkan Kompetensi SDM, PT AM Bersujud Gelar Bimtek Operator IPA

by erna wati
7 Juli 2026

REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU — PT Air Minum (AM) Bersujud Kabupaten Tanah Bumbu terus berkomitmen memperkuat kualitas pelayanan air bersih kepada...

Taklukkan Panggung Singapura dengan Bahasa Inggris, Mahasiswa ULM Sulap Daun Galam dan Tiwadak Jadi Medali Internasional

Taklukkan Panggung Singapura dengan Bahasa Inggris, Mahasiswa ULM Sulap Daun Galam dan Tiwadak Jadi Medali Internasional

by Ramadhani MTD.
7 Juli 2026

REDAKSI8.COM, SINGAPURA – Sejumlah tanaman khas yang jamak ditemui di daratan Kalimantan ternyata mampu mencuri perhatian dunia akademis internasional. Lewat...

Waspadai Dampak Kemarau, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Banjar Pantau Keramba Jala Apung di Mali-Mali dan Sungai Arfat

Waspadai Dampak Kemarau, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Banjar Pantau Keramba Jala Apung di Mali-Mali dan Sungai Arfat

by Az-Zukhairy
6 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR - Memasuki musim kemarau, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas budidaya ikan...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In