REDAKSI8.COM – Lahir di Kota Banjarmasin 27 September 1969, Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani telah dinyatakan tutup usia diumur ke 50 pada di Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Kota Banjarmasin, Senin Dini Hari (10/8) Pukul 02.30 WITA.
Dikabarkan kepada Redaksi8.com oleh Kepala Bagian Tata Usaha Rumah Sakit Daerah Idaman, Kota Banjarbaru, Firmansyah, sebelum tutup usia, kondisi Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani memang sudah cukup kritis sejak Minggu (9/8) pukul 09.00 wita.
Dimana kondisi saturasi oksigen Walikota Banjarbaru terus mengalami penurunan dari 90 menuju angka 40.

Sempat mencuat informasi yang tersebar di sosial media, WhatsApp, kondisi saturasi kadar oksigen berada diangka 40 pada Minggu siang. Lalu sekitar pukul 17.00 Wita sore, saturasi kadar oksigen kembali membaik menjadi 70. Kemudian pada Senin Dini hari (10/8) pukul 02.00 WITA, kondisi saturasi kadar oksigen Walikota kembali alami penurunan.
“Pukul 02.00 WITA Dini hari posisi saturasi kadar oksigen bapa Walikota turun lagi ke angka 40 dan terus menurun bersamaan tanda tanda vital lainnya. Tepat pukul 02.30 Bapa Walikota telah tutup usia,” beber Firmansyah kepada rekannan media di Depan Taman Makam Bahagia.
Diketahui Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani telah dirawat di RSUD Ulin Kota Banjarmasin sejak Senin (27/7) pukul 16.00 Wita Sore.
Hingga berita ini diturunkan Istri Almarhum, Ririen Kartika Nadjmi Adhani sudah tiba di pemakaman. Didampingi oleh pihak kesehatan, isak tangis dari wajah Ketua PKK Kota Banjarbaru yang mengenakan pakain hitam dan kerudung merah itu terus berkucuran sembari menunggu kedatangan jenazah.




