REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru kembali menindaklanjuti masalah tumpang tindih lahan warga transmigrasi dengan institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD), di Jalan Trans Gunung Kupang, Kelurahan Cempaka, Banjarbaru beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Pantia Khusus (Pansus) 1 DPRD Banjarbaru telah memfasilitasi kedua belah pihak yang bersengketa untuk menyelesaikan permasalahannya.
Dari peliknya masalah itu, Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera mengungkapkan, sudah melaksanakan rapat bersama stakeholder bersangkutan dan memverifikasi titik lokasi tanah.
“Dan juga secara efisiensi waktu DPRD melakukan kunjungan ataupun menemukan fakta-fakta dari terlapor ataupun secara langsung di lapangan,” ujar usai rapat paripurna, Selasa (16/9/25).
Dari situ DPRD Banjarbaru menyimpulkan, sengketa lahan tersebut perlu ditindaklanjuti pemko Banjarbaru. Mengingat masa kerja Pansus 1 telah berakhir.
“Memang Pansus 1 telah berakhir karena waktunya 6 bulan, sehingga kami tadi menyampaikan agar ditindaklanjuti kembali oleh Pemerintah Kota untuk membuat satuan tugas (satgas) baru,” jelasnya.
Rizky menyarankan, Pemko Banjarbaru membuat satgas baru untuk keberlangsungan proses penyelesaian sengketa lahan di Gunung Kupang.
“Sehingga tetap terus bisa dijalankan sampai nanti kita menemukan solusi terbaik di akhirnya,” ucapnya.
Namun, apabila dalam satgas tersebut DPRD dilibatkan kembali, Ia menegaskan pihaknya akan tetap ikut berperan. Tetapi jika tidak, DPRD tetap akan mengawal sesuai dengan kewenangan dan fungsinya.
“Untuk tenggat waktu belum kita bicarakan, namun setelah ini mungkin kita akan coba menindaklanjuti juga dengan teman-teman di DPR RI karena ada panggilan,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil rekomendasi, rencananya akan disampaikan kepada pihak yang berkepentingan seperti TNI AD dan beberapa stakeholder terkait.
“Secara komprensif beberapa stakeholder terkait akan kami kumpulkan besok dan hasil rekomendasi ini akan kita serahkan kepada mereka untuk masing-masing sebagai pegangan,” tutupnya.



