REDAKSI8.COM, BALIKPAPAN – Keunikan dan keindahan produk-produk lokal Kabupaten Banjar kembali mencuri perhatian publik nasional. Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang digelar di BSCC Dome Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (9/7/2025), Dekranasda Kabupaten Banjar tampil memukau lewat ragam karya unggulan para perajin lokal.
Acara berskala nasional ini diikuti oleh 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota se-Indonesia, dengan pembukaan resmi oleh Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming. Dalam sambutannya, Selvi menekankan pentingnya pembinaan dan dukungan terhadap para perajin yang belum memiliki akses pasar, sesuai dengan tema besar tahun ini: “Perajin Berdaya Mendunia.”
Dekranasda Kabupaten Banjar tak melewatkan momen ini. Di bawah kepemimpinan Ketua Hj. Nurgita Tiyas, mereka menampilkan produk-produk khas seperti kain sasirangan bermotif khas Banjar yang telah diolah menjadi busana modern, tas etnik, sandal bermotif tradisional, hingga perhiasan arguci manik dan batu permata yang memesona.
“Event ini bukan sekadar ajang pameran, tetapi juga ruang silaturahmi dan penguatan jejaring antar pelaku usaha dari seluruh Indonesia. Ini kesempatan emas untuk menunjukkan kualitas dan kreativitas produk lokal Banjar kepada publik nasional bahkan internasional,” ujar Nurgita Tiyas.
Ia juga berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah dan stakeholder terkait terus mengalir, agar pelaku IKM di Banjar tak hanya bertahan, tapi mampu bersaing di pasar global.
Stand Kabupaten Banjar menjadi salah satu yang paling ramai disambangi pengunjung. Para pengunjung mengaku terpesona oleh keunikan motif dan sentuhan budaya lokal yang kental pada produk yang dipamerkan.
Salah satu daya tarik utama adalah koleksi batu permata yang memikat mata dengan kilau eksotisnya, menghadirkan pesona Kalimantan Selatan yang autentik dan berkelas.
Antusiasme pengunjung menandakan bahwa produk lokal Banjar memiliki daya saing tinggi dan potensi besar untuk menembus pasar yang lebih luas.
Acara berskala nasional ini diikuti oleh 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota se-Indonesia, dengan pembukaan resmi oleh Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming. Dalam sambutannya, Selvi menekankan pentingnya pembinaan dan dukungan terhadap para perajin yang belum memiliki akses pasar, sesuai dengan tema besar tahun ini: “Perajin Berdaya Mendunia.”
Dekranasda Kabupaten Banjar tak melewatkan momen ini. Di bawah kepemimpinan Ketua Hj. Nurgita Tiyas, mereka menampilkan produk-produk khas seperti kain sasirangan bermotif khas Banjar yang telah diolah menjadi busana modern, tas etnik, sandal bermotif tradisional, hingga perhiasan arguci manik dan batu permata yang memesona.
“Event ini bukan sekadar ajang pameran, tetapi juga ruang silaturahmi dan penguatan jejaring antar pelaku usaha dari seluruh Indonesia. Ini kesempatan emas untuk menunjukkan kualitas dan kreativitas produk lokal Banjar kepada publik nasional bahkan internasional,” ujar Nurgita Tiyas.
Ia juga berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah dan stakeholder terkait terus mengalir, agar pelaku IKM di Banjar tak hanya bertahan, tapi mampu bersaing di pasar global.
Stand Kabupaten Banjar menjadi salah satu yang paling ramai disambangi pengunjung. Para pengunjung mengaku terpesona oleh keunikan motif dan sentuhan budaya lokal yang kental pada produk yang dipamerkan.
Salah satu daya tarik utama adalah koleksi batu permata yang memikat mata dengan kilau eksotisnya, menghadirkan pesona Kalimantan Selatan yang autentik dan berkelas.
Antusiasme pengunjung menandakan bahwa produk lokal Banjar memiliki daya saing tinggi dan potensi besar untuk menembus pasar yang lebih luas.



