REDAKSI8.COM – Masih dalam rangka percepatan penanganan pandemi Covid-19, Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, nyatakan, masa Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) jilid II telah usai hari ini.
Selanjutnya, sejak hari ini hingga 14 hari ke depan, Kota Banjarbaru memasuki fase controlling (pengontrolan <-red)
Ia menjelaskan, pada fase ini para aparatur sipil dan gabungan Firkopimda serta tim gugus yang biasa bersama-sama melakukan patroli, kini masing -masing beroprasi melakukan tugas fungsionalnya dalam mengawasi aktivitas masyarakat di Kota Banjarbaru.
“TNI, Kepolisian, Satpol PP, Tim Dinas Kesehatan dan Perdagangan tidak lagi berbarengan dalam mengawasi masyarakst kita, tapi masing-masing sesuai tugas fungsionalnya,” terang Walikota Nadjmi Adhani, pasca Puncak Peringatan Hari Anti Narkotika Internasioanl, di Ruang Tamu Walikota, Jumat (26/6).
“Tapi koordinasi masih di bawah komando oleh tim gugus tugas Covid-19,” sambungnya.

Secara umum ungkapnya, masyatakat Kota Banjarbaru sudah tertib menggunakan protokol kesehatan, baik memakai APD maupun menerapkan PHBS.
Melalui fase pengontrolan ini, kita ingin melihat lebih lagi kesadaran masyarakat akan pentingnya social distancing, protokol kesehatan hingga PHBS yang selama ini terus kita serukan.
“Lihat saja di berbagai tempat publik seperti di kantor, di pasar dan tempat berkumpul lainnya, masyarakat mulai sadar pentingnya menggunakan APD dan PHBS,” tandas Walikota Nadjmi Adhani.



