Senin, 6 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Pengolah Gayam Tinggal Satu, Pohon Tinggal Satu

Tim Redaksi8.com by Tim Redaksi8.com
29 Desember 2017
A A
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

ASTAMBUL, Gayam merupakan salah satu tanaman pohon yang dapat dikonsumsi, biji buahnya juga sebagai tanaman penghijauan yang dapat mengkonservasi air. Di Kecamatan Astambul, tanaman ini diketahui hanya ada di Desa Kelampaian dan tinggal satu satunya yang tepat tumbuh di samping mushola di pemakaman Datu Kalampaian.

Bukan saja pohon gayam yang tinggal 1, tetapi pengolah buah gayam pun tinggal satu keluarga. Saat ditemui di kediamannya, Ikrimah (40) pengolah buah gayam menyatakan, usaha pengolahan buah gayam yang masih ia tekuni, merupakan usaha turun temurun dari nenek moyang.

“Tanaman gayam adalah warisan dari nenek moyang, pohon gayam yang ada ini saja berusia ratusan tahun,”terangnya.

Buah gayam ini secara bentuk mirip dengan buah jengkol atau di bahasa bahasa Banjar disebut jaring, namun secara rasa berbeda dengan jengkol, rasanya lebih hambar dan tidak berbau.

Sebelum dimakan, buah gayam harus direbus dengan memberi sedikit taburan garam agar terasa gurih saat masak. Harga untuk 1 tangkup buah gayam yang sudah di rebus dibandrol dengan harga Rp.1000. Cara makannya, biasanya menggunakan santan.

LihatJuga :

Disperdag Kalsel Genjot UMKM Tembus Pasar Global Lewat Pelatihan Ekspor

Pemprov Kalsel Tekan Aplikator Sesuaikan Tarif Ojol, Cegah Driver Tergerus Inflasi

Antisipasi Karhutla 2026, BPBD Kalsel Minta Daerah Segera Perbaiki Peralatan Rusak

Bertabur Bintang Timnas! Putera Kusan Siap Mengguncang Piala Bupati Tanah Bumbu 2026

Wilayah pemasaran buah ini hanya di Martapura tetapi biasanya terang Ikrimah, pesanan untuk olahan buah gayam ini bisa juga dari luar daerah.

Mengolah buah gayam perlu keterampilan dan perlakuan khusus.

“Sekali memetik hasilnya sekarang hanya sampai 200 tangkup saja, berbeda dengan tahun sebelumya yang bisa menghasilkan sampai 500 tangkup sekali panen, mungkin dikarenakan faktor usia pohon yang sudah terlalu tua sehingga produktivitasnya berkurang,” terangnya.

Tanaman Gayam saat ini tambahnya, mulai langka dikarenakan tidak adanya budidaya tanaman ini, budidaya tanaman gayam belum pernah berhasil. Ia berharap, untuk tanaman gayam dapat dibudidaya lagi karena tanaman ini sudah mulai langka, padahal merupakan tanaman yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu di Kalimantan.

“Harusnya ada perhatian untuk menumbuh kembangkan jenis tanaman ini, karena tanaman ini selain buahnya dapat dimanfaatkan sebagai menahan air,” ucapnya. (rama)

Keberadaan pohon gayam sangat langka, saat ini terdapat di samping kubah Datu Kalampayan Astambul. FOTO : marwan
Share51Tweet29Send

Related Posts

Topeng Srikandi Lahir dari Kegelisahan Regenerasi Topeng Banjar

Topeng Srikandi Lahir dari Kegelisahan Regenerasi Topeng Banjar

by Irma Dahliana
21 Juni 2026

REDAKSI8.COM, BANJARMASIN - Kesenian Topeng Banjar yang berkembang di Barikin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), selama ini dikenal sebagai warisan...

Tradisi Bategang Sambut Jemaah Haji Cempaka, Warga Berpakaian Khas Arab dan Hadrah

Tradisi Bategang Sambut Jemaah Haji Cempaka, Warga Berpakaian Khas Arab dan Hadrah

by Irma Dahliana
18 Juni 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Kepulangan jemaah haji embarkasi Banjarmasin asal Kecamatan Cempaka disambut meriah melalui tradisi Bategang, Kamis (18/6/26). Tradisi turun-temurun...

Ribuan Warga Meriahkan Pawai 1 Muharram di Cempaka, Gaungkan Bijak Bermedia Digital

Ribuan Warga Meriahkan Pawai 1 Muharram di Cempaka, Gaungkan Bijak Bermedia Digital

by Irma Dahliana
16 Juni 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam, ribuan warga dan pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) memadati jalanan Kecamatan Cempaka...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In