REDAKSI8.COM, TABALONG – Pemerintah Kabupaten Tabalong kembali memberikan dukungan bagi pelaku usaha perkebunan dan peternakan melalui penyerahan bantuan sarana produksi kepada kelompok tani dan peternak di daerah.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani, di halaman Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Tabalong, Rabu (12/11/2025).
Kepala Disbunnak Tabalong, H Syam’ani, menjelaskan bahwa program ini bertujuan mendorong kemandirian serta meningkatkan kapasitas produksi dan produktivitas usaha masyarakat sektor perkebunan dan peternakan. Total sekitar 200 kelompok tani menerima bantuan dengan berbagai jenis sarana produksi.
“Penerima berasal dari 22 item bantuan sarana produksi. Kami berharap seluruh bantuan dapat dimanfaatkan dengan benar sesuai peruntukannya,” ujarnya.
Bantuan yang disalurkan meliputi sektor perkebunan dan peternakan. Di antaranya:
🔹 Perkebunan
- Sarana peremajaan karet 120 hektar untuk 11 kelompok
- Pengembangan lahan kopi 32 hektar untuk 4 kelompok
- Pengembangan jagung pakan ternak 60 hektar untuk 10 kelompok
- Peningkatan produksi karet sebanyak 30 ton untuk 14 kelompok
- 3 unit traktor rotari R2 untuk program peremajaan karet
- 2 unit mesin pengolahan kopi
- Jalan produksi perkebunan sepanjang 3.122 meter bagi 15 kelompok
- 2 unit kendaraan R3 pemadam kebakaran lahan
- 5 ton PMLT untuk 4 kelompok
- 125 ton Trichokompos untuk 4 kelompok
- Sarana produksi pengembangan jahe sebanyak 7.433 polibag untuk 4 kelompok
🔹 Peternakan
- 7 unit kendaraan angkut R3
- 17 unit alat dan mesin pemarut pakan
- 4 unit mesin pencacah rumput
- 6 kandang sapi komunal
- 2 kandang kambing komunal
- 1 kandang itik komunal
- 1 unit pengolahan pupuk organik
- Bantuan premix/masamix untuk 41 kelompok ternak kambing dan 58 kelompok ternak sapi
- Vitamin dan mineral pelengkap pakan untuk 15 kelompok peternak
Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani, menegaskan bahwa sektor pertanian—dalam arti luas termasuk perkebunan dan peternakan—masih menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat Tabalong.
“Sekitar 60 persen masyarakat Tabalong menggantungkan hidupnya pada pertanian. Maka peningkatan kesejahteraan petani menjadi prioritas kami,” ujar Bupati yang akrab disapa H Fani.
Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya mendorong peningkatan produksi, tetapi juga penguatan hilirisasi sehingga hasil usaha tani dapat memberikan nilai tambah bagi petani.
“Kami ingin bantuan ini dimanfaatkan optimal dari hulu sampai hilir, mulai proses penanaman sampai panen dan pengolahannya. Itu yang sedang kami dorong,” tegasnya.
Program bantuan sarana produksi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi berbasis pertanian sekaligus meningkatkan daya saing produk perkebunan dan peternakan di Tabalong.



