REDAKSI8.COM, BANJAR – Kabupaten Banjar kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pendidikan. Lulusan SMP Negeri 1 Martapura, Muhammad Farrasyil Huda Arifin, berhasil meraih medali emas bidang Matematika pada Grand Final Nasional Olimpiade Matematika dan Sains (OMNAS) 15 yang diselenggarakan Emerald Education Center (EEC) di Graha Unesa, Kampus Universitas Negeri Surabaya, pada 2 Juli 2026.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa peserta didik asal Kabupaten Banjar mampu bersaing dengan siswa-siswi terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia. Dalam kompetisi bergengsi tersebut, Farrasyil tampil sebagai wakil Provinsi Kalimantan Selatan dan menunjukkan kemampuan akademik yang luar biasa hingga berhasil meraih posisi terbaik pada cabang Matematika.
Keberhasilan itu bukanlah hasil yang diraih secara instan. Sebelum melangkah ke tingkat nasional, Farrasyil telah melalui seleksi yang ketat. Pada November 2025, saat masih duduk di bangku kelas IX SMP Negeri 1 Martapura, ia berhasil meraih medali emas pada seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Hasil tersebut mengantarkannya menjadi wakil Kalimantan Selatan pada Grand Final Nasional OMNAS 15.
Kesuksesan di tingkat nasional ini menjadi puncak dari kerja keras, ketekunan belajar, serta semangat kompetisi yang terus dipertahankan Farrasyil selama mengikuti berbagai tahapan perlombaan. Raihan medali emas sekaligus menjadi kebanggaan bagi sekolah, keluarga, dan masyarakat Kabupaten Banjar.
Kepala SMP Negeri 1 Martapura, Yatim Dwi Margono, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian luar biasa yang diraih lulusan sekolahnya tersebut.
“Keberhasilan Muhammad Farrasyil Huda Arifin merupakan kebanggaan bagi keluarga besar SMP Negeri 1 Martapura. Prestasi ini menunjukkan bahwa kerja keras, kedisiplinan, serta semangat belajar yang tinggi akan membuahkan hasil terbaik. Kami berharap keberhasilan Farrasyil menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya untuk terus berprestasi dan berani bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Menurut Yatim, keberhasilan Farrasyil menjadi bukti bahwa pembinaan akademik yang dilakukan sekolah mampu melahirkan peserta didik yang berprestasi dan memiliki daya saing tinggi. Ia berharap semakin banyak siswa yang termotivasi untuk mengembangkan kemampuan di bidang akademik maupun nonakademik.
Prestasi tersebut juga menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Banjar dan Provinsi Kalimantan Selatan. Raihan medali emas di ajang nasional membuktikan bahwa kualitas pendidikan di daerah mampu menghasilkan generasi muda yang unggul dan mampu bersaing dengan peserta terbaik dari seluruh Indonesia.
Selain menjadi pencapaian pribadi bagi Farrasyil, keberhasilan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya berprestasi di lingkungan sekolah. Semangat belajar, disiplin, dan konsistensi dalam mengembangkan potensi diri menjadi kunci penting untuk meraih prestasi di berbagai bidang.
Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar pun terus berkomitmen mendorong seluruh satuan pendidikan agar memberikan pembinaan secara optimal kepada peserta didik. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan bakat dan minat siswa, serta pembinaan berkelanjutan guna melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.



