Rabu, 8 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Optimalkan Proses Evakuasi Korban Pesawat Jatuh, Polda Kalsel Siapkan Tim Identifikasi

Irma Dahliana by Irma Dahliana
5 September 2025
A A
Optimalkan Proses Evakuasi Korban Pesawat Jatuh, Polda Kalsel Siapkan Tim Identifikasi

Proses evakuasi delapan jasad korban penumpang pesawat helikopter BK117-D3 yang jatuh di kawasan hutan lindung Desa Emil Baru, Kecamatan Mantewe, Tanbu, Kalsel, Kamis (4/9/25). Foto: Basarnas Banjarmasin

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, KALSEL – Sejak pagi hari, tim Search and Rescue (SAR) Gabungan terus memaksimalkan proses evakuasi delapan korban penumpang jatuhnya pesawat helikopter BK117-D3, di kawasan hutan lindung Desa Emil Baru, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (4/9/25) malam.

Satu persatu, tim menurunkan jasad korban dari atas gunung menuju ke posko search area yang terletak di bawah gunung.

Diketahui dari delapan korban tersebut, diantaranya satu orang pilot, satu orang engineering, tiga penumpang warga negara asing (WNA), dan tiga penumpang warga negara Indonesia (WNI).

Selanjutnya, semua korban akan menjalai proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Banjarmasin.

LihatJuga :

Tingkatkan Kompetensi SDM, PT AM Bersujud Gelar Bimtek Operator IPA

Ombudsman Kalsel Soroti Dampak Pemadaman Listrik Bergilir, Pendidikan dan Kesehatan Terdampak

Dinkes Kalsel Tekankan Tindak Lanjut Audit untuk Tekan Kematian Ibu dan Bayi

Aliansi Pemuda Kalimantan dan Sumatera Segel PLN Pusat

Kabiddokes Polda Kalsel, KBP dr M El Yandiko mengatakan, RS milik Polri tersebut telah menyiapkan tim dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Kalsel.

“Saat ini sudah dalam perjalanan evakuasi untuk ke posko DVI kita di Rumah Sakit Bhayangkara. Dari segi kesiapan disini kita memiliki tim ante-mortem, tugasnya mengumpulkan data korban dan ciri khas, serta petunjuk-petunjuk yang nantinya dibutuhkan pada saat korban telah diterima dan dilakukan pemeriksaan Postmortem,” terangnya

Selanjutnya tim postmortem, katanya akan melakukan pemeriksaan terhadap korban pada bagian-bagian yang juga tidak bisa diprediksi manusia pada umumnya.

Kemudian kedua data dari hasil pemeriksaan itu digabungkan atau dicocokkan oleh tim rekonsiliasi.

“Setelah itu baru kita bisa memberikan hasil identifikasi dari masing-masing korban dari dasar petunjuk tadi,” terangnya.

Yandiko menjelaskan, ante-mortem sangat penting untuk mengetahui identitas korban yang dibutuhkan.

Misal, menunjukkan kekhasan secara fisik tinggi atau dapat menggunakan properti tertentu yang biasa dia (korban) gunakan setiap hari, seperti jam tangan dari merk brand tertentu.

“Lalu meletak di badan kami lacak. Karena kebetulan semua korban kita adalah laki laki sehingga data ante-mortem akan sangat mendukung sekali untuk mengetahui identitas,” jelasnya.

Sementara, waktu tim untuk bisa menyelesaikan identifikasi itu tergantung pada tingkat kesulitan dari pencocokan data yang telah terhimpun dari pemeriksaan.

Semakin cepat kecocokan data yang didapatkan, maka akan semakin lekas pihaknya menyelesaikan proses identifikasi korban.

“Karena kita mencocokan dengan data yang sangat spesifik yaitu DNA, dimana DNA itu butuh waktu dan juga relatif,” tukasnya.

“Kalau dalam kondisi tingkat kesulitan tinggi, mislanya sudah terjadi pembusukan kemudian ada kerusakan jaringan akibat terbakar maka akan memakan waktu lama,” pungkasnya.

Share28Tweet18Send

Related Posts

Tingkatkan Kompetensi SDM, PT AM Bersujud Gelar Bimtek Operator IPA

Tingkatkan Kompetensi SDM, PT AM Bersujud Gelar Bimtek Operator IPA

by erna wati
7 Juli 2026

REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU — PT Air Minum (AM) Bersujud Kabupaten Tanah Bumbu terus berkomitmen memperkuat kualitas pelayanan air bersih kepada...

Taklukkan Panggung Singapura dengan Bahasa Inggris, Mahasiswa ULM Sulap Daun Galam dan Tiwadak Jadi Medali Internasional

Taklukkan Panggung Singapura dengan Bahasa Inggris, Mahasiswa ULM Sulap Daun Galam dan Tiwadak Jadi Medali Internasional

by Ramadhani MTD.
7 Juli 2026

REDAKSI8.COM, SINGAPURA – Sejumlah tanaman khas yang jamak ditemui di daratan Kalimantan ternyata mampu mencuri perhatian dunia akademis internasional. Lewat...

Waspadai Dampak Kemarau, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Banjar Pantau Keramba Jala Apung di Mali-Mali dan Sungai Arfat

Waspadai Dampak Kemarau, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Banjar Pantau Keramba Jala Apung di Mali-Mali dan Sungai Arfat

by Az-Zukhairy
6 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR - Memasuki musim kemarau, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas budidaya ikan...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In