
Diketahui, aktivitas pertambangan Intan PT Galuh Cempaka di Kelurahan Palm Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan kembali beroprasi.
Bahkan setiap bulan, ada sebanyak 100 – 150 karat intan mampu diproduksi perusahan yang sekarang dikelola oleh pengusaha lokal itu.
Dari 600 hektar lahan yang dibebaskan untuk oprasional pertambangan intan sejak awal berdirinya di tahun 2004, setengahnya kini sudah tidak aktif beroprasi.
Pada akhirnya, dititik-titik tertentu telah menyisakan lahan kering, yang diberdayakan oleh pemerintah Kota Banjarbaru sebagai kawasan perumahan komersil.
Sisanya, seluas 300 hektar kembali dilakukan eksplorasi pertambangan intan.
Beberapa bulan terakhir ini, Mirna menerangakan, dirinya mendengar bunyi bising suara mesin yang tengah bekerja di malam hari.
Asal suara tak jauh dari kawasan perumahannya. Mirna berpendapat, suara mesin itu berasal dari peralatan tambang yang sedang beroprasi.
“Kedengeran sampai rumah saya setiap malam. Entah itu mesin pengeruk atau mesin apa, yang pasti ada,” jelasnya.
Beberapa tahun terakhir, banyak perumahan rakyat tengah berdiri di kawasan yang berdekatan dengan lokasi eks area pertambangan intan PT Galuh Cempaka.
Sekarang sudah dimanfaatkan masyarakat setempat sebagai lokasi wisata, yakni Danau Seran.
Ada yang bersebelahan langsung dengan lokasi wisata itu, ada juga berjarak dari ratusan hingga ribuan meter.
Rata-rata status rumah disana merupakan Kredit Perumahan Rakyat Bersubdisi. Diantaranya adalah Komplek Danau Seran Indah Permai I dan Komplek Danau Seran Indah Permai II.



