REDAKSI8.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan mengeluarkan rilis terbarunya beberapa waktu lalu, terkait Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi Provinsi Kalimantan Selatan Bulan Agustus Tahun 2018.
Dalam rilis resminya tersebut, bulan Agustus 2018 lalu, terjadi inflasi di Kota Banjarmasin sebesar 0,11 persen. Laju inflasi kalender tahun 2018 (Agustus 2018 terhadap Desember 2017) sebesar 1,67 persen dan laju inflasi year on year adalah 2,19 persen.

Inflasi tersebut terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada kelompok pengeluaran, yaitu kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 1,02 persen.
Tidak hanya itu, kelompok lain yang menjadi ‘penyumbang’ inflasi yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,74 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,14 persen.
Sementara itu, kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar sebesar 0,08 persen. Kelompok sandang sebesar 0,18 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,44 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,65 persen.

Kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi di Kota Banjarmasin antara lain tarif parkir, sepeda motor, ikan kembung/gembung, mie dan ikan patin. Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi antara lain angkutan udara, telur ayam ras, daging ayam ras, ikan gabus dan telepon seluler.
Di 82 kota di Indonesia, tercatat 30 kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tarakan sebesar 0,62 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Padangsidimpuan sebesar 0,01 persen.
Dari kota-kota IHK di wilayah Pulau Kalimantan, terdapat 5 kota yang mengalami inflasi. Kota Tarakan menjadi kota yang mengalami inflasi tertinggi, mencapai 0,62 persen. Sedangkan inflasi terendah didapat Kota Singkawang sebesar 0,04 persen.
Di samping inflasi, ada juga kota yang mengalami deflasi. Kota Tanjung mengalami deflasi tertinggi mencapai 1,09 persen, terendah di Kota Balikpapan sebesar 0,02 persen.
Secara umum, Kalimantan Selatan mengalami inflasi sebesar 0,03 persen.



