REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan melindungi kelestarian satwa laut yang dilindungi, khususnya penyu.
Bukan hanya menindak tegas pelaku perdagangan ilegal, tetapi juga melalui peningkatan pengawasan perdagangan ilegal, edukasi masyarakat pesisir, serta penguatan sinergi lintas sektor, hingga dukungan komunitas konservasi.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalsel, Rusdi Hartono mengatakan, pemusnahan 900 butir telur penyu hasil sitaan di Perikanan Budidaya dan Kesehatan Lingkungan (PBKL).
Telur-tekur tersebut dinyatakan tidak layak untuk ditetaskan, hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan dari Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Pontianak.
Menurutnya langkah pemusnahan bukan hanya soal penegakan hukum saja, melainkan edukasi terhadap masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat agar tidak memperjualbelikan maupun mengkonsumsi telur penyu, demi menjaga kelestarian dan keseimbangan ekosistem laut,” tegasnya, Sabtu (27/9/25).
Rusdi menekankan, Penyu merupakan spesies penting dalam ekosistem laut. Namun kini populasinya menurun akibat perburuan, perdagangan ilegal, dan kerusakan habitat.
Oleh karena itu, dengan menghentikan konsumsi telur penyu menjadi salah satu langkah paling sederhana, tapi berdampak besar pada konservasi.
“Keberhasilan menjaga sumber daya kelautan tidak hanya ditentukan oleh regulasi, tetapi juga kesadaran kolektif masyarakat,” ujarnya.
Demikian, pada momentum pemusnahan telur penyu itu sebagai ajang kampanye pihaknya untuk memperluas program edukasi, terutama kepada masyarakat pesisir yang dekat dengan habitat penyu.
“Kami terus memperluas program edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian penyu dan ekosistem laut,” ucapnya.
Supaya terus berkelanjutan, DKP Kalsel berkomitmen akan terus meningkatkan pengawasan terhadap perdagangan satwa dilindungi, mengiatkan sinergi antar instansi, dan komunitas konservasi.
Selain itu, pihaknya pun menyasar generasi muda melalui kampanye penyadartahuan di sekolah-sekolah dan komunitas.
Ia mengajak semua pihak untuk berupaya ambil bagian sebagai gerakan besar dalam pelestarian laut Indonesia.
“Semoga upaya ini mendapat keberkahan dan menjadi bagian dari langkah besar menjaga kelestariam ekosistem laut Indonesia,” tuntasnya.



