Rabu, 26 Agustus 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Hari DBD Nasional 2021, Pasien DBD di RSDI Banjarbaru Diangka 0

Ramadhani MTD. by Ramadhani MTD.
22 April 2021
A A
Hari DBD Nasional 2021, Pasien DBD di RSDI Banjarbaru Diangka 0
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM – 22 April disematkan sebagai satu dari tanggal di kalender event yang kebanyakan kerap dikenal sebagai peringatan hari bumi sedunia. Padahal, diwaktu yang sama, 22 April juga menjadi momen peringatan lain, benar, Hari Demam Berdarah Nasional.

Di tahun 2021 yang masih ‘diselimuti’ polemik wabah covid-19, tentunya ada bahaya penyakit lain mengintai di dalam rumah tangga dan lingkungan hidup kita sehari-hari jika kita menerapkan pola hidup bersih, yakni penyakit Demam berdarah.

DBD atau demam berdarah dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh salah satu dari empat virus dengue.

Demam berdarah merupakan penyakit yang mudah menular. Sarana penularan demam berdarah sendiri berasal dari gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albocpictus.

LihatJuga :

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

Rektor ULM Kukuhkan 1.053 Wisudawan pada Wisuda ke-130

Ambisi Living Museum Intan Trisakti Pumpung Cempaka Cari Jalan Keluar

Banjarbaru Kian Serius Tangani Masalah Reklame

Penyakit demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Kedua nyamuk dapat menggigit di pagi hari sampai sore menjelang petang.

Penularan terjadi saat nyamuk menggigit dan menghisap darah seseorang yang sudah terinfeksi virus dengue, ketika nyamuk tersebut mengigit orang lain, maka virus akan tersebar.

Hal tersebut terjadi karena nyamuk berperan sebagai medium pembawa (carrier) virus dengue.

Kenali Gejala

Gejala umumnya timbul 4-7 hari sejak gigitan nyamuk, dan dapat berlangsung selama 10 hari. Beberapa gejala demam berdarah, yaitu:

  1. Demam tinggi mencapai 40 derajat Celsius;
  2. Nyeri kepala berat;
  3. Nyeri pada sendi, otot, dan tulang;
  4. Nyeri pada bagian belakang mata;
  5. Nafsu makan menurun;
  6. Mual dan muntah;
  7. Pembengkakan kelenjar getah bening;
  8. Ruam kemerahan sekitar 2-5 hari setelah demam;
  9. Kerusakan pada pembuluh darah dan getah bening; dan
  10. Perdarahan dari hidung, gusi, atau di bawah kulit.

Cegah Dengan Cara

Terdapat berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah demam berdarah, yaitu:

  1. Anak usia 9-16 tahun seharusnya divaksinasi dengue, sebanyak 3 kali dengan jarak 6 bulan;
  2. Memberantas sarang nyamuk yang dilakukan dalam dua kali pengasapan insektisida atau fogging dengan jarak 1 minggu;
  3. Menguras tempat penampungan air, seperti bak mandi, minimal setiap minggu;
  4. Menutup rapat tempat penampungan air;
  5. Melakukan daur ulang barang yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti;
  6. Mengatur cahaya yang cukup di dalam rumah;
  7. Memasang kawat anti nyamuk di ventilasi rumah;
  8. Menaburkan bubuk larvasida (abate) pada penampungan air yang sulit dikuras;
  9. Menggunakan kelambu saat tidur;
  10. Menanam tumbuhan pengusir nyamuk;
  11. Menghentikan kebiasaan menggantung pakaian;
  12. Menghindari wilayah daerah yang rentan terjadi infeksi;
  13. Mengenakan pakaian yang longgar; dan
  14. Menggunakan krim anti-nyamuk yang mengandung N-diethylmetatoluamide (DEET), tetapi jangan gunakan DEET pada anak di bawah 2 tahun.

Dengan demikian, tips pencegahan DBD sebaikanya diindahkan agar anak, sanak sodara dan masyarakat di lingkungan tempat tinggal kita dapat terjaga selain dari bahaya covid-19.

Lantas, bagaimana kondisi Kota Banjarbaru yang dulu sempat menjadi daerah yang rentan DBD? Apakah saat ini masih ada banyak pasien-pasien DBD yang terbaring di atas kasur Rumah Sakit?

Pasien DBD Diangka 0

Menurut Kepala Bagian Tata Usaha Rumah Sakit Daerah Idaman (RSDI) Kota Banjarbaru, Muhammad Firmansyah saat ditanya wartawan, pasien DBD saat ini tidak ada satu pun yang tengah di rawat. Faktanya Ia mengaku, semenjak terjadinya penyebaran pandemi covid-19 di Kota Banjarbaru, pasien DBD relatif jauh berkurang.

Secara data Firman merincikan, pada Januari 2021, hanya ada 1 pasien dengan status DF (Dangue Faver). Sedangkan status DHF (Dengue Haemorrhagic Fever) tidak ada. Lalu di bulan berikutnya, Februari, pasien dengan status DHF muncul sebanyak 2 orang.

“Sekarang sudah tidak ada lagi pasien DBD yang di rawat disini,” ungkapnya ketika dihubungi melalui pesan tertulis, Kamis (22/4).

Ia menghimbau, yang paling penting jika curiga ada gejala demam berdarah secepatnya perbanyak minum. Karena terapi utama pada DBD adalah cairan.

“Perhatikan kecukupan cairan dari pasien dengan cara melihat air mata dan kencing juga kondisi kulit kering atau lembab,” tukasnya

“Pastikan anak minum banyak, jika sulit minum atau kesakitan perut sebaiknya segera ke dokter. obat penurun panas tentu harus selalu siap,” pungkas Firman.

Share26Tweet17Send

Related Posts

11 Perusahaan di Kalsel Terindikasi Kuat dalam Kasus Karhutla

11 Perusahaan di Kalsel Terindikasi Kuat dalam Kasus Karhutla

by Irma Dahliana
24 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Pemerintah mulai menelusuri pihak-pihak yang dinilai berkontribusi terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah...

Karhutla Masih Mengancam, Menteri LH Soroti Dampak Asap hingga Aktivitas Warga

Karhutla Masih Mengancam, Menteri LH Soroti Dampak Asap hingga Aktivitas Warga

by Irma Dahliana
24 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) tidak hanya diarahkan pada pemadaman, tetapi juga...

Dampingi Menteri LH Tinjau Karhutla, Wali Kota Lisa Halaby Maksimalkan Sumur Bor dan Hidran

Dampingi Menteri LH Tinjau Karhutla, Wali Kota Lisa Halaby Maksimalkan Sumur Bor dan Hidran

by Ramadhani MTD.
24 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, bergerak cepat memperkuat strategi ketersediaan air guna mengantisipasi ancaman puncak...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In