REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Gempuran kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam beberapa bulan terakhir resmi memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Banjarbaru.

Gara-gara itu pula, membuat sejumlah fasilitas kesehatan mulai dipadati pasien.

Menanggapi situasi yang kian mengkhawatirkan tersebut, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Banjarbaru langsung melancarkan aksi tanggap darurat di kawasan Lapangan Dr. Murdjani pada momen Car Free Day (CFD), Minggu (04/10/2026).

Langkah preventif secara masif diambil untuk meminimalisir ancaman racun asap yang kian mengintai pernapasan warga.

Kader PKK turun langsung membagikan masker gratis kepada masyarakat yang tengah beraktivitas di luar ruangan.

Wakil Ketua TP PKK Kota Banjarbaru, Ermina Fujianti, menjelaskan, pembagian masker tersebut merupakan langkah preventif mutlak untuk meminimalisir dampak buruk paparan asap yang terus mengancam pernapasan warga.

“Karena dalam beberapa bulan meakhir di Kota Banjarbaru terjadi karhutla sehingga menimbulkan kabut asap, sehingga kami membagi masker ini guna untuk mengurangi dampak asap terhadap gangguan pernapasan seperti ISPA,” ujar Ermina di sela-sela kegiatan.

Tak hanya mengandalkan perlindungan fisik luar, strategi penyelamatan kesehatan warga juga menyasar ketahanan imun dari dalam.

TP PKK turut membagikan paket vitamin serta sayuran segar gratis guna mendongkrak nutrisi masyarakat agar tidak gampang tumbang di tengah memburuknya kualitas udara.

“Sedangkan pembagian sayur ini guna untuk menjaga kesehatan masyarakat di tengah gempuran bencana kabut asap yang melanda Banjarbaru. Selain pembagian masker, juga dibagikan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” tambah Ermina.

Sebagai penanganan lanjutan atas krisis asap ini, TP PKK Kota Banjarbaru dipastikan bakal memperluas jangkauan aksi dengan menyambangi posko-posko relawan karhutla di lapangan.

Selain memberi dorongan moral, bantuan logistik dan suplemen kesehatan akan disalurkan langsung bagi para petugas dan relawan yang berada di garis depan pemadaman api.