REDAKSI8.COM, TABALONG — Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tabalong. Salah satunya melalui pelatihan pembuatan buket bunga bagi warga Desa Pamarangan Kiwa, Kecamatan Tanjung.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Program Inklusi Sosial, yakni pendekatan layanan perpustakaan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan praktis agar dapat membuka sumber pendapatan baru dari pembuatan buket bunga.
Materi pelatihan meliputi pemilihan bahan berkualitas, konsep desain seperti komposisi, proporsi, dan keseimbangan, hingga teknik merangkai bunga yang rapi dan kokoh. Peserta tampak antusias mengikuti seluruh sesi praktik dengan hasil karya buket bunga yang siap dipasarkan.
Kepala Dispersip Tabalong, Nor Hayati, menjelaskan bahwa pelatihan bukan hanya bertujuan memberikan keterampilan, tetapi juga menanamkan semangat berusaha agar masyarakat, khususnya perempuan, mampu menciptakan peluang ekonomi secara mandiri.
“Berkaitan dengan inklusi sosial, di sini jadi tempat untuk belajar dan berlatih. Tujuannya masyarakat bisa mandiri dan mampu menghidupi dirinya sendiri,” ucap Nor Hayati.
Sebagai bentuk apresiasi, hasil karya peserta diserahkan kepada Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Selatan, Fathul Jannah. Penyerahan tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi pemerintah daerah dengan masyarakat dalam mendukung program pemberdayaan.
Melalui pelatihan ini, pemerintah berharap keterampilan merangkai buket bunga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha, sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga dan masyarakat Desa Pamarangan Kiwa.



