REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi RI, Hendra Saragih, SH, MH, mengunjungi Gera Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Gunung Antasari pada Rabu (18/2/2026).
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Desa Gunung Antasari untuk menunjukkan keberhasilan tata kelola usaha desa di kancah nasional.

Hendra Saragih meninjau langsung operasional Gerai KDMP yang kini menjadi motor penggerak ekonomi warga setempat.
Kehadiran pejabat kementerian ini menegaskan bahwa model bisnis yang dijalankan oleh Desa Gunung Antasari layak menjadi rujukan bagi desa-desa lain dalam hal digitalisasi dan kemandirian ekonomi.
Fokus utama peninjauan menyasar pada unit Gerai Sembako yang mengelola distribusi kebutuhan pokok secara modern. Unit ini berhasil memangkas rantai pasok sehingga masyarakat desa mendapatkan harga yang lebih kompetitif dibandingkan pasar konvensional, sekaligus menjaga stabilitas stok pangan di tingkat desa.
Selain kebutuhan pokok, rombongan kementerian juga mengamati layanan Simpan Pinjam yang dikelola KDMP. Unit usaha ini hadir sebagai solusi finansial bagi warga, memberikan akses modal usaha yang mudah dan transparan guna menjauhkan masyarakat dari praktik pinjaman ilegal atau rentenir yang memberatkan.
Sektor energi tidak luput dari perhatian, di mana KDMP Gunung Antasari sukses mengelola distribusi LPG 3kg. Melalui pengelolaan yang terintegrasi, desa memastikan pasokan gas subsidi ini tepat sasaran dan tersedia bagi warga yang benar-benar membutuhkan tanpa ada kelangkaan yang sering terjadi di daerah lain.
Deputi Hendra Saragih memberikan apresiasi tinggi terhadap keberanian Desa Gunung Antasari dalam mengelola tiga pilar usaha tersebut secara profesional. Ia menilai sinergi antara unit sembako, jasa keuangan, dan distribusi energi merupakan fondasi yang sangat kokoh bagi ketahanan ekonomi desa.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Gunung Antasari, Syaprullah, mengungkapkan rasa bangganya atas perhatian besar dari pemerintah pusat.
Menurutnya, keberhasilan KDMP bukan sekadar tentang keuntungan finansial, melainkan tentang pelayanan prima kepada masyarakat desa melalui sistem yang terintegrasi dan akuntabel.
“Kehadiran Bapak Deputi hari ini membakar semangat kami untuk terus berinovasi. Kami membangun Gerai KDMP ini bukan sekadar sebagai tempat berjualan, tetapi sebagai pusat inkubasi digital bagi warga Desa Gunung Antasari agar produk lokal kita mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tegas Syaprullah.
Ia menambahkan bahwa unit simpan pinjam dan distribusi LPG 3kg dirancang untuk menyentuh kebutuhan paling mendasar warga. Dengan manajemen yang transparan, Syaprullah optimis KDMP akan terus berkembang menjadi secara signifikan setiap tahunnya.
Kunjungan diakhiri dengan diskusi mengenai pengembangan sistem digital yang akan semakin mempermudah akses warga terhadap layanan KDMP.
Syaprullah berharap dukungan dari Kementerian Koperasi dapat terus mengalir, terutama dalam hal penguatan regulasi dan kapasitas sumber daya manusia pengelola koperasi di desa.



