REDAKSI8.COM, BANJAR – Desa Belangian kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat Kabupaten Banjar dan Provinsi Kalimantan Selatan. Pada Apel Kesadaran Nasional lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar yang digelar di Halaman BPBD Banjar, Senin (17/11/2025), Kepala Desa Belangian Aunol Khoir menerima dua penghargaan sekaligus: GERMAS Award tingkat Kabupaten Banjar dan STBM Award tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Banjar.
Aunol Khoir mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, hari ini kami mendapatkan dua penghargaan. Yang pertama GERMAS Award tingkat Kabupaten Banjar, dan satu lagi STBM Award tingkat Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya usai menerima penghargaan.
Dalam penjelasannya, Aunol menerangkan bahwa keberhasilan Desa Belangian meraih GERMAS Award tidak diperoleh secara instan. Penilaian dilakukan melalui 10 indikator penting yang menunjukkan sejauh mana masyarakat desa menerapkan pola hidup sehat.
“Sebenarnya banyak hal yang harus dilihat dalam GERMAS ini. Ada 10 indikator, di antaranya aktivitas fisik seperti gotong royong dan senam, pemilihan menu makanan sehat, pengelolaan tanaman obat keluarga (TOGA), hingga pengelolaan sampah,” jelasnya.
Selain itu, perilaku masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas kesehatan menjadi unsur penilaian yang tidak kalah penting.
“Warga itu diwajibkan untuk melakukan pengobatan di fasilitas kesehatan. Itu juga termasuk indikator,” tambahnya.
Ketika ditanya soal keunggulan yang membuat Desa Belangian menonjol di antara desa lainnya, Aunol menegaskan bahwa kunci keberhasilan bukanlah persiapan lomba, melainkan kebiasaan masyarakat yang telah terbentuk sejak lama.
“Sebenarnya perilaku hidup sehat sehari-hari itulah yang menjadi tonjolan. Bukan karena lomba, tapi memang kehidupan sehari-hari masyarakat sudah seperti itu,” tegasnya.
Ia juga menepis anggapan bahwa letak desa yang terpencil menjadi hambatan dalam pencapaian prestasi. Menurutnya, jarak tidak menghalangi masyarakat Belangian untuk memiliki kesadaran kesehatan yang tinggi.
“Walaupun Desa Belangian ini dianggap jauh, tapi masyarakatnya memiliki perilaku hidup sehat yang lebih baik. Itu yang menjadi nilai keunggulan kami,” tuturnya.
Selain GERMAS Award, Desa Belangian juga meraih STBM Award tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) merupakan program nasional untuk meningkatkan kesehatan melalui perubahan perilaku menuju kebersihan dan sanitasi yang baik dengan metode pemberdayaan masyarakat.
Program STBM memiliki lima pilar utama yang wajib diterapkan secara mandiri oleh masyarakat, yakni:
1. Stop Buang Air Sembarangan (BABS)
2. Cuci Tangan Pakai Sabun
3. Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga
4. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
5. Pengelolaan Limbah Cair Domestik Rumah Tangga
Kesuksesan Desa Belangian dalam menerapkan kelima pilar tersebut menjadi alasan utama diperolehnya penghargaan tingkat provinsi ini.
Penghargaan ganda yang diraih Desa Belangian menjadi bukti nyata bahwa komitmen masyarakat dan pemerintah desa dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat telah membuahkan hasil. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Banjar untuk memperkuat program kesehatan berbasis masyarakat.
Aunol berharap capaian ini dapat menjadi pemicu semangat bersama untuk terus meningkatkan kualitas kesehatan dan sanitasi lingkungan di masa mendatang. “Kami akan terus berupaya menjaga dan meningkatkan apa yang sudah berjalan dengan baik. Ini bukan akhir, tetapi awal untuk hidup lebih sehat lagi,” pungkasnya.
Padi Apung Jadi Harapan Baru Petani Banjar, Solusi Hadapi Banjir dan Perubahan Iklim
REDAKSI8.COM, BANJAR, Depth News – Perubahan iklim yang memicu banjir berkepanjangan menjadi tantangan serius bagi sektor pertanian di Kabupaten Banjar....



