REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu bergerak cepat dalam menjaga kelancaran pasokan serta mencegah kebocoran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, secara langsung memimpin Rapat Koordinasi (Rakoor) Pengaturan dan Pengawasan Ketersediaan BBM Bersubsidi di SPBU wilayah Kabupaten Tanah Bumbu pada Rabu (30/9/2026) di Batulicin.
Langkah strategis ini diambil untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan tertib, aman, lancar, serta tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak.
Dalam arahannya, Bupati Andi Rudi Latif menekankan bahwa pengawasan penyaluran BBM bersubsidi bukanlah tugas tunggal pemerintah daerah. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama agar tidak terjadi penyalahgunaan di lapangan.
“Kita ingin memastikan subsidi pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan yang tidak sesuai peruntukannya,” tegas Bupati.
Rakoor ini melibatkan jajaran Forkopimda dan instansi strategis, mulai dari Polres Tanah Bumbu, Kodim 1022/Tanah Bumbu, Kejaksaan Negeri, Asisten dan Staf Ahli Bupati, SKPD terkait, hingga pihak Pertamina wilayah Kotabaru–Tanah Bumbu serta para pengelola SPBU se-Kabupaten Tanah Bumbu.
Melalui forum tersebut, seluruh pihak menyepakati penguatan fungsi pengawasan di tiap SPBU guna menjamin stabilitas harga, menjaga kelancaran distribusi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Di akhir sambutannya, Bupati berharap kolaborasi ini terus diperkuat secara berkesinambungan. Dengan distribusi BBM bersubsidi yang teratur dan aman, aktivitas perekonomian masyarakat Tanah Bumbu diharapkan terus bergerak maju demi terwujudnya kesejahteraan bersama.
Langkah strategis ini diambil untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan tertib, aman, lancar, serta tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak.
Dalam arahannya, Bupati Andi Rudi Latif menekankan bahwa pengawasan penyaluran BBM bersubsidi bukanlah tugas tunggal pemerintah daerah. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama agar tidak terjadi penyalahgunaan di lapangan.
“Kita ingin memastikan subsidi pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan yang tidak sesuai peruntukannya,” tegas Bupati.
Rakoor ini melibatkan jajaran Forkopimda dan instansi strategis, mulai dari Polres Tanah Bumbu, Kodim 1022/Tanah Bumbu, Kejaksaan Negeri, Asisten dan Staf Ahli Bupati, SKPD terkait, hingga pihak Pertamina wilayah Kotabaru–Tanah Bumbu serta para pengelola SPBU se-Kabupaten Tanah Bumbu.
Melalui forum tersebut, seluruh pihak menyepakati penguatan fungsi pengawasan di tiap SPBU guna menjamin stabilitas harga, menjaga kelancaran distribusi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Di akhir sambutannya, Bupati berharap kolaborasi ini terus diperkuat secara berkesinambungan. Dengan distribusi BBM bersubsidi yang teratur dan aman, aktivitas perekonomian masyarakat Tanah Bumbu diharapkan terus bergerak maju demi terwujudnya kesejahteraan bersama.

