Sabtu, 5 September 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

BPBD Balangan Siapkan SIGAB KENCANA LINK DESTANA, Perkuat Ketahanan Kecamatan dan Desa Hadapi Bencana

A. Sibawaihi by A. Sibawaihi
15 Agustus 2026
A A
BPBD Balangan Siapkan SIGAB KENCANA LINK DESTANA, Perkuat Ketahanan Kecamatan dan Desa Hadapi Bencana
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, BALANGAN – Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana di Kabupaten Balangan terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Tidak hanya mengandalkan respons ketika bencana terjadi, BPBD Balangan kini mendorong lahirnya sistem penanggulangan bencana yang lebih terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

Langkah strategis tersebut digagas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, H. Rahmi, melalui Proyek Perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II.

Proyek perubahan itu diberi nama “SIGAB KENCANA LINK DESTANA”, yang merupakan akronim dari Strategi Peningkatan Ketahanan Daerah Rawan Bencana Melalui Sistem Integrasi Gerakan Adaptif Berkelanjutan Kecamatan Tangguh Bencana Terhubung Dengan Desa Tangguh Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Balangan.

Konsep tersebut dipaparkan H. Rahmi di hadapan stakeholder internal PKN Tingkat II di Kantor BPBD Kabupaten Balangan, sebagai bagian dari upaya membangun pola penanggulangan bencana yang tidak lagi berjalan secara parsial.

LihatJuga :

Masuk Pukul 09.00 Wita, SDN 1 Loktabat Utara Tiadakan Aktivitas Siswa di Luar Kelas

Perjuangkan Aspirasi Warga, DLH dan Nurkhalis Serahkan Motor Roda Tiga untuk Perkuat Kebersihan Lingkungan

Siapkan Kebun untuk Masa Pensiun, Puluhan Pohon Rambutan dan Limau Bambang Ludes Terbakar

Dukungan Penuh Pemprov Kalsel Lepas 32 Mahasiswa ULM Berlaga di Peksiminas 2026

Menurut H. Rahmi, lahirnya SIGAB KENCANA LINK DESTANA dilatarbelakangi kebutuhan untuk memperkuat keterhubungan antara pemerintah di tingkat kecamatan dengan desa dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Selama ini, program Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Direktorat Manajemen Bencana, dan program Desa Tangguh Bencana (Destana) yang berada di bawah BNPB pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan kapasitas dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Namun, kedua program tersebut masih dapat diperkuat melalui sebuah sistem yang menghubungkan keduanya secara berkelanjutan.

“SIGAB KENCANA LINK DESTANA hadir sebagai jawaban atas tantangan penanggulangan bencana di Kabupaten Balangan. Inovasi proyek ini adalah mengintegrasikan dua program pemerintah pusat yang saat ini berjalan sendiri-sendiri, yaitu program Kecamatan Tangguh Bencana atau Kencana dengan program Desa Tangguh Bencana atau Destana secara berkelanjutan,” jelas H. Rahmi, Sabtu (15/8/2026).

Ia menegaskan, integrasi tersebut bukan sekadar menggabungkan program, tetapi membangun jejaring kesiapsiagaan yang memungkinkan kecamatan dan desa saling terhubung dalam satu sistem penanggulangan bencana.

Dengan pola tersebut, desa yang telah memiliki kapasitas dalam menghadapi bencana tidak berdiri sendiri. Kecamatan menjadi simpul koordinasi sekaligus penghubung dengan desa-desa di wilayahnya, sehingga informasi, sumber daya, serta dukungan penanganan dapat bergerak lebih cepat ketika terjadi keadaan darurat.

“Tujuan utamanya adalah membangun ketangguhan daerah melalui sistem yang adaptif dan berkelanjutan. Jadi antara kecamatan dan desa yang sudah tangguh bencana tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi terhubung dan saling menguatkan,” ujarnya.

H. Rahmi menjelaskan, salah satu kekuatan utama SIGAB KENCANA LINK DESTANA adalah membangun koordinasi sejak sebelum bencana terjadi.

Tahap pra-bencana menjadi sangat penting karena kesiapsiagaan yang baik dapat menentukan seberapa cepat masyarakat merespons ketika bencana datang. Melalui jejaring yang terintegrasi, kecamatan dan desa diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai potensi ancaman, jalur koordinasi, kebutuhan evakuasi, hingga pembagian peran masing-masing pihak.

Ketika bencana terjadi, sistem tersebut diharapkan mampu mempercepat penyampaian informasi dari desa ke kecamatan dan selanjutnya kepada BPBD. Sebaliknya, instruksi maupun dukungan dari pemerintah daerah dapat lebih cepat diteruskan kepada masyarakat yang terdampak.

Koordinasi juga tidak berhenti setelah kondisi darurat berakhir. Tahapan pascabencana, termasuk pemulihan masyarakat dan lingkungan, dapat dilakukan secara lebih terarah karena pemerintah memiliki jejaring yang telah dibangun sejak tahap kesiapsiagaan.

“Dengan adanya integrasi ini, koordinasi saat pra-bencana, saat tanggap darurat, hingga pascabencana dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan terukur,” katanya.

Menurutnya, penguatan kapasitas masyarakat menjadi bagian penting dari inovasi tersebut. Masyarakat merupakan pihak yang berada paling dekat dengan sumber ancaman bencana sehingga memiliki peran strategis dalam memberikan respons awal.

Karena itu, desa tidak hanya ditempatkan sebagai penerima bantuan ketika bencana terjadi, tetapi juga sebagai bagian aktif dari sistem penanggulangan bencana.

Konsep SIGAB KENCANA LINK DESTANA sekaligus mencerminkan perubahan paradigma penanggulangan bencana. Pemerintah daerah tidak ingin penanganan bencana hanya berorientasi pada respons setelah kejadian, tetapi juga menitikberatkan pada upaya pengurangan risiko dan peningkatan kapasitas masyarakat.

Dengan semakin kuatnya kapasitas di tingkat desa, masyarakat diharapkan mampu mengambil langkah awal secara tepat sembari menunggu dukungan dari pemerintah daerah maupun unsur terkait.

“Kita ingin Balangan siap menghadapi bencana. Bukan hanya BPBD yang bergerak, tetapi seluruh elemen dari kecamatan sampai desa sudah memiliki sistem dan kesiapsiagaan yang terintegrasi,” tegas H. Rahmi.

Ia berharap SIGAB KENCANA LINK DESTANA tidak berhenti sebagai proyek perubahan dalam PKN Tingkat II, tetapi dapat dikembangkan menjadi kebijakan yang memberikan dampak nyata terhadap penguatan ketahanan bencana di Kabupaten Balangan.

Terlebih, karakteristik wilayah Balangan memiliki potensi berbagai ancaman bencana sehingga kesiapsiagaan membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, desa, masyarakat, dunia usaha, hingga unsur terkait lainnya.

Jika jejaring tersebut dapat berjalan secara konsisten, maka penanggulangan bencana di Balangan diharapkan tidak lagi bersifat sektoral, melainkan menjadi gerakan bersama yang terencana dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, SIGAB KENCANA LINK DESTANA diharapkan menjadi model penguatan ketahanan wilayah, terutama bagi daerah yang memiliki potensi bencana tinggi. Inovasi ini ditargetkan mampu mempercepat penanganan ketika bencana terjadi, menekan potensi korban dan kerugian, sekaligus menumbuhkan budaya sadar bencana di tengah masyarakat.

Dengan demikian, ketangguhan Balangan dalam menghadapi bencana tidak hanya dibangun melalui kesiapan BPBD, tetapi melalui kekuatan bersama yang dimulai dari desa, diperkuat kecamatan, dan terhubung dalam sistem penanggulangan bencana daerah.

Share26Tweet17Send

Related Posts

Antisipasi ISPA Dampak Karhutla, PMI Banjar Bagikan 2.500 Masker kepada Warga

Antisipasi ISPA Dampak Karhutla, PMI Banjar Bagikan 2.500 Masker kepada Warga

by Az-Zukhairy
5 September 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR — Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menjadi ancaman di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar mendorong...

Warga Batulicin Geger, Sesosok Jasad Pria Ditemukan Membusuk di Rumah Kosong

Warga Batulicin Geger, Sesosok Jasad Pria Ditemukan Membusuk di Rumah Kosong

by erna wati
4 September 2026

REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU — Suasana tenang di kawasan Tepi Jalan Raya Batulicin mendadak berubah geger pada Jumat (4/9/2026) sore. Warga...

Kemarau Panjang, Krisis Air Bersih Melanda 9 Desa di Halong Balangan

Kemarau Panjang, Krisis Air Bersih Melanda 9 Desa di Halong Balangan

by A. Sibawaihi
4 September 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR – Kemarau panjang mulai membawa dampak serius bagi masyarakat di Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Cadangan air...

Load More

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In