REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Para anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu dari berbagai periode menghadiri acara silaturahmi dan syukuran di Pendopo Hotel Medinah Pagatan, Minggu (16/11/2025).
Acara ini menjadi ajang temu kangen sekaligus mengenang perjalanan panjang dewan sejak masa awal berdirinya Tanah Bumbu.
Ketua panitia, Burhansyah, menyatakan pihaknya sengaja menggelar acara ini sebagai wujud syukur dan ruang untuk mempererat hubungan kekeluargaan antar generasi legislatif.
Sejumlah tokoh penting hadir dalam kesempatan tersebut, seperti Wakil Bupati Tanah Bumbu H. Bahsanuddin, Syamsul Bahri, H. Hasanuddin, Bahsaludin Salim, Harmanuddin, Fauzi Letrik, Abdullah Suma, Irwan Handi, Andi Erwin Prasetya, M. Aini, serta banyak alumni DPRD lainnya.
H. Hasanuddin, Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu yang telah mengabdi selama lima periode, menyampaikan sambutan penuh nostalgia.
“Pertama, ini ajang silaturahmi. Kemudian yang kedua, kita bernostalgia dari tahun 2004 sampai sekarang,” ujarnya.
Ia mengenang peran DPRD pertama sebagai peletak fondasi pembangunan daerah.
“Para anggota DPRD yang dulu telah ikut membangun fondasi daerah ini patut kita terima kasihi. Mereka membangun kantor bupati, kantor DPRD, Masjid Agung Lulus Salam, dan sejumlah kantor SKPD saat APBD baru sekitar Rp600 miliar dan kemudian meningkat menjadi sekitar Rp900 miliar,” tuturnya.
Hasanuddin mengungkapkan bahwa reuni lintas periode ini telah lima kali mereka selenggarakan.
“Sejak tahun 2004 sampai sekarang, kami tetap menjaga hubungan baik,” katanya.
Selain itu, Ia juga menekankan kontribusi para mantan legislator harus terus mengalir demi pembangunan di kabupaten tanah bumbu.
“Meskipun jabatan telah berakhir, masukan untuk perjuangan daerah tidak boleh pudar, Kita harus berdiskusi tentang daerah dan memberikan inspirasi kepada anggota DPRD yang baru,” harapnya.
Lebih lanjut, Hasanuddin menegaskan bahwa arah pembangunan daerah harus selalu berlandaskan perencanaan.
“Pembangunan harus sesuai dengan RPJMD, baik jangka menengah maupun panjang. Dulu kami juga ikut membahas berbagai aturan itu,” pungkasnya.
Sementara itu, Asisten II Bupati Eryanto Rais yang mewakili Bupati menyampaikan pentingnya komunikasi lintas periode untuk memperkuat saran dan masukan bagi pembangunan Tanah Bumbu.
Acara kemudian mereka tutup dengan doa bersama dan ramah tamah, yang mengukuhkan kembali ikatan persaudaraan para legislator lintas generasi di Bumi Bersujud.
Acara ini menjadi ajang temu kangen sekaligus mengenang perjalanan panjang dewan sejak masa awal berdirinya Tanah Bumbu.
Ketua panitia, Burhansyah, menyatakan pihaknya sengaja menggelar acara ini sebagai wujud syukur dan ruang untuk mempererat hubungan kekeluargaan antar generasi legislatif.
Sejumlah tokoh penting hadir dalam kesempatan tersebut, seperti Wakil Bupati Tanah Bumbu H. Bahsanuddin, Syamsul Bahri, H. Hasanuddin, Bahsaludin Salim, Harmanuddin, Fauzi Letrik, Abdullah Suma, Irwan Handi, Andi Erwin Prasetya, M. Aini, serta banyak alumni DPRD lainnya.
H. Hasanuddin, Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu yang telah mengabdi selama lima periode, menyampaikan sambutan penuh nostalgia.
“Pertama, ini ajang silaturahmi. Kemudian yang kedua, kita bernostalgia dari tahun 2004 sampai sekarang,” ujarnya.
Ia mengenang peran DPRD pertama sebagai peletak fondasi pembangunan daerah.
“Para anggota DPRD yang dulu telah ikut membangun fondasi daerah ini patut kita terima kasihi. Mereka membangun kantor bupati, kantor DPRD, Masjid Agung Lulus Salam, dan sejumlah kantor SKPD saat APBD baru sekitar Rp600 miliar dan kemudian meningkat menjadi sekitar Rp900 miliar,” tuturnya.
Hasanuddin mengungkapkan bahwa reuni lintas periode ini telah lima kali mereka selenggarakan.
“Sejak tahun 2004 sampai sekarang, kami tetap menjaga hubungan baik,” katanya.
Selain itu, Ia juga menekankan kontribusi para mantan legislator harus terus mengalir demi pembangunan di kabupaten tanah bumbu.
“Meskipun jabatan telah berakhir, masukan untuk perjuangan daerah tidak boleh pudar, Kita harus berdiskusi tentang daerah dan memberikan inspirasi kepada anggota DPRD yang baru,” harapnya.
Lebih lanjut, Hasanuddin menegaskan bahwa arah pembangunan daerah harus selalu berlandaskan perencanaan.
“Pembangunan harus sesuai dengan RPJMD, baik jangka menengah maupun panjang. Dulu kami juga ikut membahas berbagai aturan itu,” pungkasnya.
Sementara itu, Asisten II Bupati Eryanto Rais yang mewakili Bupati menyampaikan pentingnya komunikasi lintas periode untuk memperkuat saran dan masukan bagi pembangunan Tanah Bumbu.
Acara kemudian mereka tutup dengan doa bersama dan ramah tamah, yang mengukuhkan kembali ikatan persaudaraan para legislator lintas generasi di Bumi Bersujud.



