REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu, I Wayan Sudarma, secara langsung menemui dan menyapa ratusan warga dalam agenda Reses di Desa Tri Mulya dan Desa Kerta Buwana, Kecamatan Sungai Loban, pada selasa (02/12/2025).
Dalam forum terbuka itu, warga menyampaikan berbagai keluhan dan aspirasi. Mereka secara aktif menyuarakan persoalan infrastruktur jalan, penerangan jalan umum (PJU) yang banyak rusak, hingga kondisi lingkungan yang memerlukan perhatian serius.
Wayan Sudarma menyimak setiap ucapan warga tanpa jeda. Politikus yang dikenal komunikatif ini juga mencatat detail setiap masalah yang mengemuka. Di hadapan masyarakat, ia menegaskan komitmennya sebagai perwakilan rakyat.
“Saya sudah menampung semua aspirasi Bapak dan Ibu. Saya akan mengawal aspirasi ini agar mendapat perhatian penuh dari pemerintah daerah,” tegas Wayan.
Ia juga menjelaskan peran dan fungsinya di DPRD, yang mencakup penganggaran, pengawasan, dan penyusunan peraturan daerah (propemperda).
Wayan menekankan bahwa eksekusi atau pelaksanaan usulan masyarakat berada dalam kewenangan Pemerintah Daerah, sementara tugasnya adalah memastikan usulan itu masuk dalam program prioritas.
Dari dialog tersebut, dua isu mencuat dominan: permintaan warga untuk pengaspalan jalan lingkungan dan perbaikan menyeluruh terhadap lampu PJU yang rusak dan tidak menyala.
Warga mengharapkan masukan mereka tidak berhenti hanya dalam forum reses. Wayan Sudarma pun memastikan bahwa dirinya akan menjadi jembatan penghubung yang efektif antara kebutuhan riil masyarakat dan proses kebijakan di pemerintah.
“Saya hadir di sini sebagai mitra dan penyambung lidah rakyat. Aspirasi ini akan saya bawa dan perjuangkan,” pungkasnya.
Dalam forum terbuka itu, warga menyampaikan berbagai keluhan dan aspirasi. Mereka secara aktif menyuarakan persoalan infrastruktur jalan, penerangan jalan umum (PJU) yang banyak rusak, hingga kondisi lingkungan yang memerlukan perhatian serius.
Wayan Sudarma menyimak setiap ucapan warga tanpa jeda. Politikus yang dikenal komunikatif ini juga mencatat detail setiap masalah yang mengemuka. Di hadapan masyarakat, ia menegaskan komitmennya sebagai perwakilan rakyat.
“Saya sudah menampung semua aspirasi Bapak dan Ibu. Saya akan mengawal aspirasi ini agar mendapat perhatian penuh dari pemerintah daerah,” tegas Wayan.
Ia juga menjelaskan peran dan fungsinya di DPRD, yang mencakup penganggaran, pengawasan, dan penyusunan peraturan daerah (propemperda).
Wayan menekankan bahwa eksekusi atau pelaksanaan usulan masyarakat berada dalam kewenangan Pemerintah Daerah, sementara tugasnya adalah memastikan usulan itu masuk dalam program prioritas.
Dari dialog tersebut, dua isu mencuat dominan: permintaan warga untuk pengaspalan jalan lingkungan dan perbaikan menyeluruh terhadap lampu PJU yang rusak dan tidak menyala.
Warga mengharapkan masukan mereka tidak berhenti hanya dalam forum reses. Wayan Sudarma pun memastikan bahwa dirinya akan menjadi jembatan penghubung yang efektif antara kebutuhan riil masyarakat dan proses kebijakan di pemerintah.
“Saya hadir di sini sebagai mitra dan penyambung lidah rakyat. Aspirasi ini akan saya bawa dan perjuangkan,” pungkasnya.



