Minggu, 2 Agustus 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Esensi Seorang Pembimbing

Tim Redaksi8.com by Tim Redaksi8.com
7 April 2024
A A
Esensi Seorang Pembimbing

Dr. Ridwan Sya'rani. Foto : Ai/Redaksi8.Com

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

Saat menjalani perkuliahan, salah seorang dosen masuk agak terlambat dari jadwal. Rupanya ada jadwal menguji, entah proposal atau hasil penelitian. Hal yang saya ingat adalah paras wajahnya yang keruh saat memasuki ruangan kelas.

Tak lama kemudian muncul keluh kesahnya, semacam kekecewaan atas ketidakberhasilan mahasiswa bimbingannya.  Kami hanya bisa terdiam mendengarkan.

Satu hal yang sebenarnya membuat saya bingung. Dosen itu sebenarnya kecewa karena hasil kinerja mahasiswanya tidak sesuai dengan kenyataan, atau kecewa dengan dirinya sendiri yang tak mampu membimbing dengan baik.

Walaupun dari nada bicaranya, seingat saya beliau hanya ada nada kecewa saja, tak kelihatan niat untuk introspeksi sistem bimbingannya sendiri.

LihatJuga :

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

Rektor ULM Kukuhkan 1.053 Wisudawan pada Wisuda ke-130

Ambisi Living Museum Intan Trisakti Pumpung Cempaka Cari Jalan Keluar

Banjarbaru Kian Serius Tangani Masalah Reklame

Paling tidak, minimal dua kali menemukan hal semacam itu.  Dosen pembimbing yang justru menjatuhkan mahasiswa bimbingannya sendiri saat sidang, tak cuma sidang proposal, bahkan di saat sidang hasil penelitian.

Mungkin saya termasuk beruntung, beberapa kali mendapatkan dosen pembimbing penelitian yang mengerti akan esensi ‘membimbing’.  Dosen-dosen saya secara tidak langsung mengajarkan bahwa mahasiswa bimbingannya adalah bagian dari dirinya.  Bahkan lebih dari itu, mahasiswanya adalah bagian dari harga dirinya, yang harus dibela di depan sidang, bahkan seringkali diangkat derajatnya di hadapan siapapun.

Hal sederhana yang kadang tak dimengerti oleh pengajar maupun pembimbing adalah penempatan dan perspektif akan dirinya sendiri.   Mahasiswa atau orang yang secara struktur berada di bawahnya, adalah binaannya. Cerminan dari dirinya sendiri.

Jika punya pola pikir seperti itu,  tentu saja harusnya berpikir setrilyun kali untuk menjatuhkan bimbingan atau mahasiswanya di depan umum, di depan sidang atau di depan siapapun.

Seperti kalimat bijak, bahwa satu jari telunjuk mengarah ke orang lain, tetapi empat jari yang lain menuju pada diri sendiri.

Menganggap orang lain konduitenya tidak baik, lebih-lebih pada orang seharusnya dibina dan dibimbing, itu tak lebih dengan menunjukkan pada khalayak ketidakmampuan diri sendiri dalam aktualisasi diri sebagai seorang pengajar, pembimbing maupun fungsi sebagai pemimpin.

Lebih bahaya lagi jika seseorang tidak bisa melihat proses kerja seseorang dengan objektif.  Seperti salah seorang kawan yang nyaris tidak lulus dalam sidang penentuan kelulusan, parahnya lagi konon dosen pembimbingnya sendiri yang bersikeras memberi nilai terlalu rendah sebagai standar kelulusan.

Sekali lagi, esensi cermin seorang pembimbing tak dipenuhi.  Menilai rendah seseorang tanpa peduli dengan proses adalah sesuatu yang aneh.  Apalagi proses dari penyusunan rencana penelitian sampai akhirnya sidang akhir adalah melibatkan diri pembimbing secara langsung.

Proses penilaian terhadap sesuatu, apalagi seseorang memang perlu banyak variabel yang dipertimbangkan. Paling utama adalah melihat lagi, kemampuan diri sendiri untuk menilai seseorang secara keseluruhan dan sistematis. Jika di dalam istilah regresi, bisa dikatakan hasil secara simultan, bukan hasil penilaian secara parsial, yang bisa menggambarkan cerminan sebuah fenomena secara utuh.

Kesimpulannya, kekecewaan seorang dosen atau pembimbing saat melihat hasil mahasiswanya tak sesuai harapan, tak lebih sebuah bentuk kekecewaan atas ketidakmampuan diri sendiri dalam mengelola diri sendiri. Solusinya sederhana, yaitu belajar lebih baik untuk mengasah kompetensi diri sendiri dan mengasah kemampuan berkomunikasi dengan lebih baik lagi, sehingga harapan yang ingin diinginkan bisa tersampaikan kepada komunikan.

Selain sekali lagi mengingatkan diri sendiri, bahwa bagaimanapun, siapapun yang dibimbing dan dibina adalah orang yang senantiasa harus dibela habis-habisan, bukan untuk dijatuhkan.  Bahkan selayaknya seorang pembimbing harus mampu memberikan solusi jika ada permasalaan, bukan hanya bisa menyalahkan tanpa ada jalan penyelesaian.

Demikian.

Penulis Dr. Ridwan Sya’rani

Share26Tweet16Send

Related Posts

Satu Tanda Tangan yang Mengubah Nasib Warga

Satu Tanda Tangan yang Mengubah Nasib Warga

by Az-Zukhairy
21 Juni 2026

Oleh: Dr. Agatha Jumiati, S.H, M.H, Dosen Fakultas Hukum, Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta REDAKAI8.COM, BANJAR - Dalam kehidupan sehari-hari,...

Sisi Gelap ‘Pers Pemeras’, Kala Pena Berganti AI dan Kode Etik Menjadi Komoditas

Sisi Gelap ‘Pers Pemeras’, Kala Pena Berganti AI dan Kode Etik Menjadi Komoditas

by Ramadhani MTD.
15 Juni 2026

Penulis: Ramadhani Damoiko Dunia jurnalistik Indonesia hari ini tengah menghadapi musuh dalam selimut yang kian mengkhawatirkan. Alih-alih menjalankan fungsi sebagai...

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

by Ramadhani MTD.
13 Juni 2026

Penulis: Ramadhani Damoiko Di tengah deru mesin kota dan kepulan asap kendaraan Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, riuh rendah...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In