REDAKSI8.COM – Walikota Banjarbaru H. Nadjmi Adhani menyatakan, akan menyiapkan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), jika Kota Banjarbaru dianggap telah memenuhi persyaratan sesuai dengan kriteria penerapan PSBB.
Hal ini disampaikannya, usai Rapat Paripurna dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke 21 Kota Banjarbaru di Aula DPRD Kota Banjarbaru, Senin (20/4).
Diperkirakan akan menyusul Kota Banjarmasin, katanya, beberapa kriteria utama penerapan PSBB diantaranya, telah dinyatakan kota tersebut terjadi transmisi lokal.
Lalu, jumlah sebaran covid-19 merata. Kemudian masih ditemukan aktivitas yang dianggap dapat menimbulkan penyebaran pandemi corona serta, kemampuan keuangan daerah untuk memberikan jaminan kepada masyarakat selama beberapa waktu bisa dipenuhi.

“Saat ini kita masih mengkaji, terutama ketersedian pangan kita. Tapi InsyaAllah, pada sektor pangan Kota Banjarbaru sudah siap,” tuturnya kepada pewarta ini.
Mengenai meningkatnya jumlah warga yang dikonfirmasi positif virus corona, Nadjmi Adhani mengungkapkan telah menyiapkan percepatan pembangunan ruang isolasi di Rumah Sakit Idaman Kota Banjarbaru.
Belakangan, Rumah Sakit Idaman Kota Banjarbaru sudah menyiapkan 3 ruang isolasi.
“Anggaran sudah kita siapkan untuk pelaksanaan itu, InsyaAllah. Dana yang turun itu kita peroleh dari Dana Alokasi Khusus (DAK) oleh Kementerian Kesehatan RI,” katanya.



