REDAKSI8.COM, BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor konstruksi. Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar, sebanyak 152 tenaga kerja konstruksi mengikuti Kegiatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Strategis Program Apresiasi OPD Terbaik Tahun 2025 yang digelar di Aula Kecamatan Mataraman, Selasa (30/6/2026).
Program sertifikasi ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menciptakan tenaga kerja konstruksi yang kompeten, profesional, serta memiliki daya saing tinggi. Kehadiran tenaga kerja yang memiliki sertifikat kompetensi dinilai sangat penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan di Kabupaten Banjar.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, H. Gusti Abu Bakar. Turut hadir mendampingi Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas PUPRP Kabupaten Banjar Raden Rara Dian Parwatisari, Camat Mataraman Heryanto, serta Kepala Seksi Pelaksana Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin Boma Rizkiko.
Dalam sambutannya, H. Gusti Abu Bakar menegaskan bahwa sertifikasi tenaga kerja bukan sekadar memenuhi ketentuan regulasi, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pembangunan daerah.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang baik tidak hanya ditentukan oleh perencanaan dan anggaran, tetapi juga sangat bergantung pada kualitas tenaga kerja yang melaksanakannya di lapangan.
“Tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan telah tersertifikasi akan mampu menghasilkan pekerjaan konstruksi yang lebih profesional, berkualitas, serta memenuhi standar keselamatan kerja. Hal ini tentu berdampak langsung terhadap kualitas infrastruktur yang dibangun,” ujarnya.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut, tenaga kerja konstruksi di Kabupaten Banjar semakin siap menghadapi perkembangan dunia konstruksi yang terus mengalami perubahan, baik dari sisi teknologi, standar mutu, maupun regulasi.
“Melalui kegiatan ini diharapkan tenaga kerja konstruksi di Kabupaten Banjar semakin kompeten, memiliki daya saing, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan yang terus berkembang. Sertifikasi bukan hanya menjadi bukti kompetensi, tetapi juga bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan jasa konstruksi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Raden Rara Dian Parwatisari, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari Program Apresiasi OPD Terbaik Tahun 2025 sekaligus bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi sesuai amanat peraturan perundang-undangan di bidang jasa konstruksi.
Ia menjelaskan, sertifikasi kompetensi menjadi salah satu syarat penting bagi tenaga kerja konstruksi agar mampu bekerja sesuai standar nasional. Dengan memiliki sertifikat kompetensi, tenaga kerja tidak hanya diakui kemampuan teknisnya, tetapi juga memiliki peluang yang lebih besar untuk bersaing di dunia kerja.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta mengikuti proses asesmen kompetensi sesuai bidang pekerjaan masing-masing. Penilaian dilakukan oleh asesor yang memiliki kewenangan untuk memastikan setiap peserta benar-benar memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan.
Di sisi lain, Kepala Seksi Pelaksana Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin, Boma Rizkiko, memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar yang secara konsisten memfasilitasi sertifikasi tenaga kerja konstruksi.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Balai Jasa Konstruksi menjadi kunci penting dalam menciptakan tenaga kerja yang profesional, kompeten, serta mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga regional hingga nasional.
“Sinergi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas SDM konstruksi. Semakin banyak tenaga kerja yang memiliki sertifikat kompetensi, maka kualitas pelaksanaan pembangunan juga akan semakin baik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan sertifikasi ini, para peserta diharapkan memperoleh pengakuan resmi atas kompetensi yang dimiliki sehingga mampu meningkatkan profesionalisme, memperluas kesempatan kerja, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Dinas PUPRP Kabupaten Banjar optimistis, semakin banyak tenaga kerja konstruksi yang tersertifikasi akan berdampak positif terhadap penyelenggaraan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Banjar. Dengan dukungan SDM yang kompeten dan profesional, setiap proyek pembangunan diharapkan mampu memenuhi standar mutu, mengutamakan aspek keselamatan kerja, serta memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.



