REDAKSI8.COM, BANDAR LAMPUNG — Masalah pemerataan pembangunan infrastruktur masih menjadi sorotan utama warga Kota Bandarlampung. Salah satunya dirasakan oleh masyarakat di Kecamatan Kemiling yang hingga kini masih harus bergulat dengan kondisi jalan rusak parah dan minim perbaikan.
Hal ini diungkapkan Novi Yulianingsih, warga Jalan Sejahtera, Kelurahan Sumberjo, Kecamatan Kemiling, pada Kamis (6/11/2025). Ia mengeluhkan kondisi jalan di wilayahnya yang sudah lama rusak namun tak kunjung diperbaiki secara menyeluruh.
“Jalan Sejahtera ini sudah lama rusak, sejak zaman Pak Herman HN sampai sekarang Bunda Eva jadi Wali Kota, baru sekali saja diperbaiki. Sudah empat kali pemilihan kepala daerah, tapi kondisinya ya tetap begini-begini saja,” ujar Novi dengan nada kecewa.
Menurut Novi, beberapa kali sudah ada pihak yang datang untuk melakukan survei dan pendataan perbaikan jalan. Namun, hingga kini tak ada tindak lanjut nyata di lapangan.
“Sudah pernah ada petugas datang untuk mengecek dan katanya mau diperbaiki, tapi sampai sekarang belum juga dilaksanakan,” tambahnya.
Novi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PSI Kecamatan Kemiling menilai, perhatian Pemerintah Kota terhadap infrastruktur di wilayahnya masih kurang maksimal. Padahal, kata dia, Wali Kota Eva Dwiana kerap turun ke lapangan dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, termasuk pengajian Rahmat Hidayat.
“Bunda Eva sering turun langsung ke masyarakat lewat kegiatan pengajian, tapi untuk urusan infrastruktur, terutama jalan, sepertinya belum jadi prioritas. Kami harap beliau bisa melakukan sidak langsung agar masalah ini benar-benar diperhatikan,” tutur Novi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rusaknya Jalan Sejahtera bukan tanpa sebab. Setiap hari, jalan tersebut dilewati truk bermuatan berat, ditambah dengan kondisi cuaca yang kerap diguyur hujan sehingga memperparah kerusakan.
“Kerusakannya makin parah karena sering dilalui truk besar. Apalagi kalau musim hujan, air tergenang dan bikin lubang makin dalam,” jelasnya.
Tak hanya meminta perhatian dari Pemerintah Kota Bandarlampung, Novi juga berharap Pemerintah Provinsi Lampung dapat turun tangan, terutama Gubernur yang dinilai belum terlihat langkah nyata dalam pemerataan pembangunan.
“Sejak dilantik, Pak Gubernur belum terlihat turun langsung atau memberikan perhatian untuk wilayah Kemiling. Kami berharap tahun ini ada pembangunan atau perbaikan infrastruktur di sini,” pungkasnya.
Hal ini diungkapkan Novi Yulianingsih, warga Jalan Sejahtera, Kelurahan Sumberjo, Kecamatan Kemiling, pada Kamis (6/11/2025). Ia mengeluhkan kondisi jalan di wilayahnya yang sudah lama rusak namun tak kunjung diperbaiki secara menyeluruh.
“Jalan Sejahtera ini sudah lama rusak, sejak zaman Pak Herman HN sampai sekarang Bunda Eva jadi Wali Kota, baru sekali saja diperbaiki. Sudah empat kali pemilihan kepala daerah, tapi kondisinya ya tetap begini-begini saja,” ujar Novi dengan nada kecewa.
Menurut Novi, beberapa kali sudah ada pihak yang datang untuk melakukan survei dan pendataan perbaikan jalan. Namun, hingga kini tak ada tindak lanjut nyata di lapangan.
“Sudah pernah ada petugas datang untuk mengecek dan katanya mau diperbaiki, tapi sampai sekarang belum juga dilaksanakan,” tambahnya.
Novi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PSI Kecamatan Kemiling menilai, perhatian Pemerintah Kota terhadap infrastruktur di wilayahnya masih kurang maksimal. Padahal, kata dia, Wali Kota Eva Dwiana kerap turun ke lapangan dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, termasuk pengajian Rahmat Hidayat.
“Bunda Eva sering turun langsung ke masyarakat lewat kegiatan pengajian, tapi untuk urusan infrastruktur, terutama jalan, sepertinya belum jadi prioritas. Kami harap beliau bisa melakukan sidak langsung agar masalah ini benar-benar diperhatikan,” tutur Novi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rusaknya Jalan Sejahtera bukan tanpa sebab. Setiap hari, jalan tersebut dilewati truk bermuatan berat, ditambah dengan kondisi cuaca yang kerap diguyur hujan sehingga memperparah kerusakan.
“Kerusakannya makin parah karena sering dilalui truk besar. Apalagi kalau musim hujan, air tergenang dan bikin lubang makin dalam,” jelasnya.
Tak hanya meminta perhatian dari Pemerintah Kota Bandarlampung, Novi juga berharap Pemerintah Provinsi Lampung dapat turun tangan, terutama Gubernur yang dinilai belum terlihat langkah nyata dalam pemerataan pembangunan.
“Sejak dilantik, Pak Gubernur belum terlihat turun langsung atau memberikan perhatian untuk wilayah Kemiling. Kami berharap tahun ini ada pembangunan atau perbaikan infrastruktur di sini,” pungkasnya.



